Bagus Kahfi Utrecht

Bagus Kahfi Tak Ingin Sekadar Main Di FC Utrecht U-18

Meski belum mengetahui peluangnya memperkuat tim utama FC Utrecht, penyerang timnas Indonesia U-19 Bagus Kahfi menegaskan dirinya tidak ingin sekadar berlaga di kompetisi U-18 yang diikuti akademi klub Eredivisie Belanda itu.

Utrecht mendatangkan Bagus dengan durasi kontrak hingga pertengahan 2022, serta opsi perpanjangan dua tahun. Mantan penggawa Barito Putera ini didatangkan untuk memperkuat tim U-18 dengan dispensasi, mengingat usianya sudah 19 tahun.

Bagus menyadari tidak mudah untuk menembus ke dalam skuad U-18, apalagi ke tim utama Utrecht. Kendati demikian, ia tidak mau menyerah begitu saja, dan menembus tim pertama menjadi target utamanya.

“Kita tidak tahu tentang hal itu untuk saat ini. Tapi tentu saja saya punya target, rencana, dan tujuan untuk bermain di tim utama,” ujar Bagus dalam tayangan video di kanal YouTube resmi klub.

“Saat ini saya merasa senang berada di sini setelah sekian lama tidak ada pertandingan. Utrecht merupakan salah satu klub terbaik dan besar di Belanda. Saya juga banyak mendengar tentang klub ini.”

Bagus Kahfi - Garuda SelectGaruda Select

Bagus menyadari kini menjadi sorotan publik sepakbola nasional. Banyak yang menanyakan mengenai ketajamannya di Belanda, apakah akan menyamai seperti yang diperlihatkan bersama timnas U-19.

“Saya akan berusaha memberikan yang terbaik, dan mencetak banyak gol. Banyak orang bertanya: berapa banyak gol yang akan kamu cetak? Saya akan membuktikan kepada mereka mengenai kemampuan saya,” ucap Bagus.

“Saya pernah bermain sebagai sayap kanan, dan saya juga pernah ditempatkan sebagai striker. Saya bisa bermain di dua posisi itu.”

Bagus menambahkan, sekarang dirinya fokus untuk beradaptasi terlebih dulu di latihan tim. Menurutnya, ia telah mendapatkan masukan dari tiga mantan penggawa penggawa Utrecht, yakni gelandang serang Bali United Stefano Lilipaly, ujung tombak PSS Sleman Irfan Bachdim, dan pemain tengah Persija Jakarta Marc Klok.

Utrecht menjadi tim pertama Lilipaly dalam karir profesionalnya setelah selama sembilan tahun berada di akademi klub. Selama tahun 2010 hingga 2012, Lilipaly tampil di lima pertandingan, dan mencetak satu gol.

Seperti halnya Liliplay, Bachdim juga pernah merasakan akademi Utrecht, dan masuk ke dalam tim utama pada 2007 hingga 2009, serta hanya tampil satu kali. Sedangkan Klok memperkuat Jong Utrecht yang berlaga Eerste Divisie pada 2011 sampai 2013. Klok tampil di 17 laga, dan mencetak dua gol.

“Saya bicara dengan mantan pemain Utrecht, Irfan Bachdim, Stefano Liliplay, dan Marc Klok. Mereka sangat senang saya bergabung di tim ini. Mereka bilang, saya akan mendapatkan banyak di Utrecht, karena klub ini sangat bagus untuk pemain muda. Mereka banyak memberikan nasihat,” tutur Bagus.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0