Manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, dijadwalkan tiba di Tanah Air, pekan ini. Pemain belakang Garuda Muda Bagas Kaffa, menyambut antusias dengan kabar tersebut.
Semenjak tidak ada kegiatan sepakbola karena pandemi virus corona, Tae-yong memilih pulang ke negara asalnya Korea Selatan (Korsel). Ia meninggalkan Indonesia bersama empat staf pelatih Merah Putih yang juga berasal dari negara tersebut yaitu Kim Hae-woon, Ko Gyun-gyun, Woo Jae-kim, dan Jae-hong Lee.
Kendati begitu, Tae-yong tetap menjalankan tugasnya dari Korsel. Eks juru formasi Seongnam Ilhwa Chunma tersebut memimpin langsung pemusatan latihan (TC) virtual timnas Indonesia U-19 yang sudah dilangsungkan sejak pertengahan Mei lalu.
Sebanyak 44 pemain dipanggil untuk mengikuti TC virtual tersebut. Sutan Diego dan kawan-kawan diberi berbagai program yang sudah disiapkan tim pelatih timnas Indonesia U-19.
"Tentu, saya senang apalagi jika memang TC timnas Indonesia U-19 secara fisik dapat segera dilakukan," ujar Bagas kepada awak media.
GoalPilar Barito Putera tersebut menyatakan ada perbedaan antara TC virtual dengan digelar di lapangan. Kemampuan pemain bisa terasah maksimal bila agenda tersebut dilangsungkan secara langsung dan bersama-sama.
Terlebih, timnas Indonesia U-16 sudah lebih dulu melaksanakan TC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Maka dari itu, Bagas ingin timnas Indonesia U-19, mengikuti jejak yang sama.
"Tentu berbeda, jika TC virtual dengan latihan secara fisik seperti yang sudah dijalani timnas Indonesia U-16 bersama coach Bima Sakti saat ini," ujar pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah tersebut.
"Kalau saya pribadi lebih merasa senang jika TC secara fisik karena suasananya berbeda dan bisa ada interaksi langsung dengan tim," Bagas menambahkan.
Timnas Indonesia U-19 rencananya melangsungkan TC di Jakarta, saat Tae-yong sudah tiba. Setelah itu, mereka bakal pergi ke Korsel untuk melanjutkan agenda latihan tersebut.
TC tersebut merupakan rangkaian persiapan timnas Indonesia U-19, jelang ambil bagian pada Piala Asia. Dalam perhelatan yang dilaksanakan di Uzbekistan, pasukan Garuda Muda, tergabung di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.
