Perburuan untuk mendapatkan Troy Parrott tampaknya sudah dimulai. Menurut Daily Mail, West Ham United telah mengajukan tawaran sekitar 17,5 juta euro kepada AZ.
Dengan itu, klub tersebut berharap bisa menggoda klub asal Alkmaar itu untuk melepasnya, tetapi peluang itu tampak kecil. Algemeen Dagblad sebelumnya sudah melaporkan bahwa direktur teknik Niels van Duinen membidik rekor transfer: harus ada 30 juta euro di atas meja.
Belum diketahui sejauh mana West Ham bersedia memenuhi hal itu. Daily Mail memperkirakan bahwa klub Inggris yang terdegradasi itu, jika diperlukan, bisa menaikkan tawaran menjadi lebih dari 20 juta euro. Menurut Transfermarkt, Parrott saat ini bernilai 25 juta euro.
Itu semua berkaitan dengan ‘status homegrown’ yang dimiliki Parrott untuk klub-klub Inggris. Karena itu, striker Irlandia tersebut menarik bagi klub seperti West Ham, yang harus memiliki minimal delapan pemain dalam skuad yang telah dididik di sebuah klub di negara yang sama setidaknya selama tiga tahun sebelum usia 21 tahun.
Menurut pemberitaan dari Inggris, West Ham memiliki satu pesaing serius dalam perebutan Parrott: FC Porto. Namun, tim asuhan pelatih Francesco Farioli itu masih belum mengajukan tawaran resmi.
Parrott sudah lama menyampaikan keinginannya untuk pergi kepada petinggi AZ, tetapi tetap menegaskan bahwa ia akan terus memberikan segalanya. “Karena saya dan pelatih (Leeroy Echteld, red.) memiliki hubungan yang sangat baik, saya juga ingin tetap bernilai pada periode terakhir saya. Kami belum lama ini duduk bersama dan menjalani percakapan yang baik,” ujar sang striker belum lama ini kepada De Telegraaf.
“Pelatih mengatakan bahwa dia memilih para pemain yang harus melakukannya untuk dirinya musim ini,” demikian Parrott menilai posisi starter yang kini dimiliki Mexx Meerdink sebagai sesuatu yang sepenuhnya logis. “Saya merasa penting untuk membantu para pemain semaksimal mungkin. Klub ini telah melakukan sangat banyak hal untuk saya. Saya mengatakan kepada pelatih: ‘selama saya masih di sini, saya akan ada untuk Anda dan anak-anak’.”
