AZ musim ini masih sempurna di Eredivisie. Pada Sabtu malam, mereka juga memenangi laga liga keempat. Di Alkmaar, tim tersebut terlalu tangguh bagi Go Ahead Eagles dengan skor telak 5-2.
Pada babak pertama, gol-gol unik terutama yang mencuri perhatian. Dave Kwakman sudah memecah kebuntuan di awal laga lewat tembakan jarak jauh yang mengenai Victor Edvardsen: 1-0.
Tim asuhan Leeroy Echteld tampil dominan di AFAS Stadion, tetapi untuk waktu lama tidak mampu mengubah keunggulan itu menjadi lebih banyak gol. Karena itu, Go Ahead Eagles bisa menyamakan kedudukan dari situasi yang nyaris tak terduga.
Tembakan Melle Meulensteen berubah arah, sehingga kiper AZ Jari De Busser dengan susah payah mampu melakukan penyelamatan. Pada bola rebound, ia kemudian tak berdaya menghadapi sontekan Edvardsen: 1-1.
AZ tetap kembali memimpin sebelum turun minum berkat Ro-Zangelo Daal. Sepakannya juga berubah arah: 2-1. Kjetil Haug, kiper Go Ahead Eagles, karena itu lagi-lagi nyaris tidak bisa disalahkan.
Tim asuhan Echteld mengawali babak kedua dengan sangat kuat, sebab dalam beberapa menit saja selisih sudah diperlebar. Lewis Schouten menerima umpan terukur dari Mateo Chávez, pemain Meksiko yang dalam pekan-pekan pertama memberi kesan sangat kuat sebagai bek kiri tim Alkmaar: 3-1.
Chávez juga ikut dalam pesta gol pada menit ke-68. Ia memanfaatkan upaya sapuan ceroboh dari Go Ahead Eagles dan dengan meyakinkan melepaskan tembakan yang masuk lewat bagian bawah mistar: 4-1. Itu jelas bukan satu-satunya gol indah pada malam itu. Daal kembali menunjukkan kualitasnya dengan melepaskan bola melengkung indah ke pojok jauh: 5-1.
Jauh di masa injury time, Go Ahead masih mampu membalas. Pemain pengganti Stefan Ingi Sigurdarson melihat tembakannya memantul lewat sisi dalam kedua tiang gawang lalu kembali bergulir ke lapangan, setelah itu Mathis Suray akhirnya mampu menuntaskannya: 5-2.





