Ayah Erling Haaland, Alf-Inge Haaland, menjelaskan alasan mengapa anaknya menolak kesempatan bergabung ke Manchester United dan justru memilih pindah ke Borussia Dortmund pada Januari lalu.
The Red Devils sempat santer dikait-kaitkan dengan Haaland, yang mencetak 28 gol dari 22 pertandingan untuk Red Bull Salzburg di paruh pertama musim ini. Namun, pemain berusia 19 tahun itu justru memilih bergabung ke Dortmund.
Haaland mencetak 12 gol dari 11 pertandingan untuk Dortmund sehingga ia sudah mengumpulkan 40 gol dari 33 laga sepanjang musim ini.
Alf-Inge, yang pernah menjadi gelandang Manchester City, menyebut tidak semua orang di Manchester United yang menginginkan anaknya di klub.
"Anda tidak pernah tahu bagaimana kelanjutannya di klub-klub lain. Mungkin bisa bagus juga, jika kami memilih rute yang berbeda. Kami tidak akan pernah mendapatkan jawaban untuk itu. Tapi, kami sangat senang dengan klub-klub yang pernah diperkuatnya," ujar Alf-Inge kepada TV2.
"Anda harus pergi ke klub di mana semua orang di klub itu menginginkan Anda, bukan hanya pelatihnya. Saya pikir itu hal yang paling penting, di samping bagaimana arah klub dalam lima atau sepuluh tahun terakhir."
"Sangat berbahaya hanya pindah demi pelatih karena ia bisa saja tiba-tiba dipecat."




