Axel Witsel mengakui Belgia "berhenti bermain" di 20 menit terakhir di pertandingan lawan Portugal, dan sang gelandang meminta timnya harus tampil lebih berani untuk bisa mengalahkan Italia di perempat-final Euro 2020.
Belgia lolos ke babak delapan besar Kejuaraan Eropa setelah meraih kemenangan 1-0 atas Portugal di 16 besar, dengan tembakan dari Thorgan Hazard di babak pertama menjadi pembeda di antara kedua tim.
Witsel menyebut timnya cukup beruntung bisa mengalahkan Portugal setelah menghabiskan sebagian besar 45 menit di babak kedua dengan bermain lebih bertahan.
Sementara itu, Italia lolos ke perempat-final setelah menang 2-1 atas Austria lewat babak perpanjangan waktu.
Witsel diminta pendapatnya tentang peluang Belgia lawan Italia, dan gelandang Borussia Dortmund berusia 32 tahun itu mengatakan dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan: "Saya pikir kami memiliki lebih banyak pemain yang bisa membuat perbedaan secara individual, sementara mereka memiliki unit yang sangat kuat."
"Ini akan menjadi sebuah pertempuran yang sulit dan saya pikir kami harus berani. Tidak seperti dalam 20 menit terakhir lawan Portugal, ketika kami sedikit berhenti bermain sepakbola."
"Kami hanya bertahan saat itu. Kami tidak boleh melakukan kesalahan yang sama lagi."
Witsel absen di pertandingan pembuka Belgia lawan Rusia di grup ketika ia melanjutkan pemulihan dari cedera Achilles yang serius, namun ia tampil di tiga laga berikutnya.
"Saya sangat senang karena saya sudah bisa memainkan tiga pertandingan," ujar Witsel lagi.
"Tentu saja, itu sulit karena secara fisik saya tertinggal. Hari kedua setelah pertandingan pertama sangat sulit, tapi saya pulih dengan bagus. Saya merasa siap untuk tampil lawan Italia."
Jika bisa mengalahkan Italia, Belgia akan berjumpa antara Spanyol dan Swiss di babak semi-final.
