Maurizio Sarri mau memastikan agar para pemain Lazio bermain sesuai dengan filosofinya mengandalkan umpan-umpan pendek, dengan menebar ancaman.
Mantan pelatih Napoli, Chelsea dan Juventus itu memang dikenal memiliki gaya "Sarriball", yakni permainan yang mengandalkan gerakan passing cepat, paling banyak memerlukan satu atau dua sentuhan.
Lazio sendiri belum terbiasa dengan gaya baru tersebut, karena mereka biasa bermain dengan skema pragmatis dalam formasi 3-5-2 di bawah asuhan Simone Inzaghi sebelum sang allenatore pindah ke Inter Milan pada musim panas ini.
Dalam sesi latihan, Senin (26/7), Sarri terdengar memberikan beberapa ancaman kepada Elseid Hysaj dan siapa pun yang berusaha untuk memainkan umpan-umpan panjang.
"Jika saya melihat kalian mengangkat bola itu sekali lagi, saya akan memberikan penalti kepada tim lain!" tegur Sarri saat memimpin pertandingan internal tim seperti dikutip Football Italia.
Sarri memutuskan menerima pinangan Lazio setelah menjalani masa rehat setahun setelah dipecat Juventus.
Masa bakti pelatih berusia 62 tahun itu di Turin hanya berjalan selama semusim, meski dirinya mampu mempersembahkan Scudetto Serie A 2019/20.
Selama di Napoli, Sarri diakui sebagai salah satu manajer terbaik di sepakbola Italia, dengan mendapat penghargaan sebagai Pelatih Terbaik Serie A Tahun Ini pada musim 2016/17.
Prestasi itu membuat Chelsea tertarik mendatangkannya pada musim 2018/19. Tapi di sana kariernya hanya berjalan semusim, gagal mempertahankan trofi Liga Primer Inggris kendati sukses merengkuh gelar Liga Europa.


