OLEH FARABI FIRDAUSY
Kiper Bhayangkara FC, Awan Setho Rahardjo, sudah kembali dalam kondisi normal untuk mengikuti latihan bersama timnya. Penjaga gawang asal Semarang itu sempat menderita cedera pada bagian leher.
Cedera tersebut didapat ketika Bhayangkara menjamu FC Tokyo, Januari lalu, di Stadion Gelora Bung Karno. Awan mendapat hantaman keras dari striker Tokyo sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.
Kondisi Awan kini sudah membaik, ia juga bercerita bahwa mendapat perhatian dari pelatih kiper timnas Indonesia, Eduardo Perez Moran. "Sekarang kondisi sudah 95 persen, tidak ada trauma atau cedera yang parah," katanya ketika ditemui.
GoalAwan sendiri memilih untuk tak ikut pemusatan latihan timnas, Februari ini. "Komunikasi juga sama pelatih Eduardo langsung, dia minta saya beristirahat dulu. Saya juga memang belum siap untuk ikut timnas sekarang karena takut tidak maksimal."
"Perlu adaptasi lagi secara fisik dan timing sama bola, karena lama tidak latihan. Terus dilatih juga agar tidak trauma. Kalau untuk berhadapan langsung dengan striker tidak masalah," sambung pemain 20 tahun itu.
Pelatih Bhayangkara, Simon McMenemy, semringah Awan sudah bisa mengikuti latihan bersama The Guardian sejak 19 Februari lalu. McMenemy menilai Awan sebagai pemain yang punya peran penting, walau tak terlihat istimewa sebagai kiper.
"Awan semakin baik dan kami senang bisa melihat dia kembali sehat. Kami akan kehilangan dia lagi karena kebutuhan tim nasional, tapi kami sangat senang melihat dia kembali," ucap pria berkebangsaan Skotlandia itu.



