Harry Kane Tottenham Pierre-Emerick Aubameyang Arsenal 2019-20Getty/Goal

Mikel Arteta: Harry Kane Tanpa Trofi, Bukti Pierre-Emerick Aubameyang Juga Kelas Dunia

Mikel Arteta mengatakan Pierre-Emerick Aubameyang tidak perlu memenangkan gelar juara untuk dianggap sebagai striker kelas dunia dan menunjuk Harry Kane sebagai perbandingan.

Aubameyang menghiasi tajuk berita belakangan ini setelah dua golnya melawan Everton membawa namanya berada sejajar dengan Jamie Vardy di puncak daftar topskor Liga Primer Inggris dengan 17 gol.

Sang penyerang internasional Gabon berada di jalur meraih trofi Sepatu Emas untuk kedua kalinya secara beruntun, dan sejauh ini mampu mengoleksi 49 gol dari hanya 74 penampilan sejak bergabung dengan Arsenal dari Borussia Dortmund pada Januari 2018.

Gary Neville sebelumnya juga pernah memuji kualitas Auba dalam acara Sky Sports, dan mengklaim ia tidak mendapatkan pengakuan yang sepantasnya didapatkan selama berkiprah di Inggris.

"Ia tidak disebut sebagai kelas dunia," kata Neville. "Kita semua tidak menyebutnya sebagai pemain hebat yang ada di Liga Primer dan saya pikir kita harus menyebutnya."

Salah satu alasan Aubameyang kerap tidak diperhitungkan dengan striker-striker lainnya seperti Sergio Aguero dan Mohamed Salah adalah karena sejauh ini ia belum pernah meraih gelar apa pun sejak berkostum Arsenal, namun itu bukan argumen yang disepakati oleh Arteta.

"Ya, Harry Kane telah mencetak 30 gol dan belum pernah menjuarai Liga Primer, Anda tahu," kata sang manajer Arsenal jelang duel di Liga Europa lawan Olympiakos, Jumat (28/2).

"Ada banyak contoh bagus dari pemain yang fenomenal, tapi sayangnya ada begitu banyak tim top di negara ini dan hanya satu yang menjadi juara. Jadi, Anda tidak bisa memiliki segalanya dalam hidup."

Satu hal yang disepakati oleh Arteta, bagaimana pun, adalah trofi memang memudahkan pemain untuk mendapat pengakuan yang sepantasnya didapat.

"Jelas, para pemain top bermain di klub-klub yang konsisten juara, ada lebih banyak dampak pada itu," katanya. "Tapi kita semua tahu betapa bagusnya Auba."

"Sungguh luar biasa apa yang dilakukannya dan betapa konsistennya selama bertahun-tahun ini untuk mencetak gol, yang sangat sulit sekali untuk dilakukan. Saya pikir kita semua menghargai, setidaknya di klub, atas nilai dan apa yang telah dihadirkannya kepada kami."

"Saya pikir jika ia menjadi topskor di liga [musim lalu] dan memenangkan liga, maka ia akan terpilih sebagai pemain terbaik tentu saja. Anda membutuhkan keduanya."

"Anda butuh performa individu dan juga tim secara kolektif untuk mendukung sampai ke sana."

"Di situlah kami harus membuat langkah maju untuk mencoba meyakinkan para pemain top agar tetap berada di klub ini dan menjadi sukses serta merasa bahagia."

Iklan
0