Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memuji bos klub rival Real Madrid, Carlo Ancelotti, setelah menelan kekalahan dalam derbi ibu kota.
Atletico dikalahkan Madrid 2-1 pada jornada keenam LaLiga di Stadion Civitas Metropolitano, Senin (19/9) dini hari WIB.
Sang tuan rumah tertinggal dua gol sejak babak pertama lewat Rodrygo pada menit ke-18 dan Fede Valverde (36’). Sementara Atleti hanya mampu membalas via Mario Hermoso (83’).
Setelah memimpin pada 45 menit pertama, Madrid tampil tenang meskipun Atletico terus mendikte pertandingan pada paruh kedua.
"Madrid bertahan dengan sangat baik, sedikit berlari, menutup ruang untuk kami, menyerang dalam skema serangan balik," ucap Simeone pasca-pertandingan kepada Movistar+.
"Mereka memiliki kekuatan yang luar biasa. Melihat tim yang menyerang dari bawah dan dengan skema serangan balik mengingatkan saya pada tim kami dengan [Diego] Costa, dan mereka [para pengkritik] mengatakan bahwa kami bermain bertahan. Tapi, ketika hal tersebut menjadi kekuatan, sepakbola itu indah,” tutur juru taktik yang melatih Atleti sejak 2011 itu dan persembahkan dua gelar LaLiga untuk klub.
“Atletico berusaha keras, kami hampir memaksakan hasil imbang, tapi memang benar bahwa tim yang bertahan dengan terorganisir seperti mereka dan dengan serangan balik seperti itu, saya menyukainya. Dengan itu, Anda bisa bermain lebih dalam dan bermain dengan baik. Saya mengucapkan selamat kepada mereka, itu adalah pekerjaan yang bagus dari pelatih Madrid,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Atletico tertahan di urutan ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 10 poin. Sedangkan Madrid kokoh di puncak dengan perolehan 18 angka usai teruskan rekor sempurna musim ini.




