Aparat keamanan harus membubarkan perayaan gelar juara LaLiga yang disebut “tidak bertanggung jawab” antara pemain dan fans Atletico Madrid di luar stadion Jose Zorilla.
Atletico memastikan titel liga ke-11 sekaligus mengirim tuan rumah Real Valladolid ke Divisi Segunda dalam kemenangan 2-1 pada jornada terakhir, Sabtu (22/5).
Gelar juara Atleti dipastikan pada babak kedua lewat sumbangan gol Angel Correa dan Luis Suarez setelah sempat tertinggal pada 45 menit pertama melalui gol Oscar Plano.
Selebrasi juara Atleti untuk kali pertama sejak 2014 tidak terhindarkan. Para fans pun sudah berkumpul di areal parkir stadion sejak sepak mula pertandingan.
Padahal sebelumnya, presiden Atletico Enrique Cerezo telah meminta pemain dan fans untuk menahan diri dan menghormati protokol kesehatan jika klub berhasil memenangkan gelar.
Dalam rekaman yang viral di media sosial, sejumlah pemain Atletico merayakan juara justru dengan membaurkan diri dalam kerumunan fans.
Terlihat Yannick Carrasco, Marcos Llorente, Saul Niguez, Luis Suarez dan Jan Oblak tergabung dalam perayaan tersebut dalam kontak dekat dengan orang di luar gelembung stadion dan risiko kesehatan menjelang Euro 2020 yang tertunda, Juni mendatang.
Seperti dilansir dari ABC Spanyol, satu per satu polisi terlihat bergerak untuk memisahkan Suarez dkk dari para fans dan mengarahkan para pemain ke bus tim yang telah menunggu.
Dibubarkan paksa, sekelompok fans pun terlibat perkelahian kecil dengan polisi. Salah satu rekaman video memperlihatkan Saul hingga turun tangan untuk menenangkan fans Atletico, sementara Carrasco tampak membantu seseorang yang telah terjatuh dalam gesekan tersebut.
