Jack Grealish yakin VAR "merusak permainan" setelah Aston Villa gagal bermain imbang lawan West Ham United di ajang Liga Primer Inggris di London Stadium, Selasa (1/12) dini hari WIB.
The Villans memiliki dua kesempatan untuk memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2. Setelah Ollie Watkins gagal melakukan eksekusi tendangan penalti pada menit ke-74, ia menduga telah mencetak gol di masa injury time, namun tendangannya dianulir oleh VAR karena dianggap sudah berada dalam posisi off-side.
Villa mengakhiri pertandingan ini dengan kekalahan 2-1. Gol Jarrod Bowen di awal babak kedua menjadi penentu kemenangan buat The Hammers setelah sebelumnya Grealish sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-25 untuk menggagalkan keunggulan tuan rumah lewat gol Angelo Ogbonna pada menit kedua.
Tapi, setelah kontroversi VAR yang lebih lanjut di Liga Primer, Grealish mengatakan sistem itu justru merusak permainan.
"Mengenai VAR, saya telah berbagi pandangan saya sebelumnya dan sekarang semakin memalukan dengan beberapa keputusan yang tidak tepat," ujar Grealish di Twitter.
"[VAR] merusak permainan."
Manajer Aston Villa Dean Smith mengaku kecewa dengan keputusan itu, dengan Watkins tampaknya dilanggar oleh Ogbonna sebelum meneruskan umpan crossing Matt Targett.
"Kami memiliki penalti yang gagal, dan gol yang dianulir karena bagian tubuhnya yang tidak bisa memasukkan bola ke gawang," ujar Smith kepada Sky Sports.
"Untuk gol yang dicetak Ollie di akhir, mereka memutuskan itu sebagai off-side akibat lengannya, tapi satu-satunya alasan lengannya di sana karena dia dilanggar. Ia bisa mencetak gol atau itu penalti. Saya masih tidak mengerti itu."
"Saya oke saja jika itu adalah garis merah dan dikatakan kalau dia off-side. Tapi, jika lengannya di atas sana karena dia dilanggar, maka itu adalah penalti."
"Saya tidak akan pulang dan memikirkan tentang VAR. Itu membuat semua orang frustrasi, tapi tidak ada gunanya marah-marah tentang hal itu. Sudah terjadi, saya tidak bisa berbuat apa-apa sekarang."
Ini terjadi hanya sehari setelah Brighton and Hove Albion mendapat penalti yang kontroversial untuk bermain imbang lawan Liverpool.




