Asnawi Mangkualam Ansan GreenersGoal Indonesia

Asnawi Mangkualam Bahar Sebut Tempo Permainan Di Korea Selatan Lebih Cepat

Pemain timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar mengungkapkan kegembiraannya dapat merasakan secara langsung atmosfer pertandingan di kompetisi sepakbola Korea Selatan setelah menjalani debutnya bersama Ansan Greenes.

Asnawi dimainkan hingga peluit panjang ditiupkan wasit ketika Ansan mengalahkan klub K League 4, Yangpyeong FC, Minggu (28/3), dengan skor 1-0 di kandang pada pertandingan babak kedua Piala FA.

Tampil penuh sepanjang pertandingan menjadi momen berharga bagi Asnawi, mengingat ia sudah lama menantikan debutnya. Kesempatan Asnawi melakoni debut sempat tertunda, karena ia harus menjalani karantina kedua kalinya setelah seorang fan, yang berfoto bersama ketika sang pemain baru keluar dari isolasi mandiri, ternyata terpapar virus COVID-19.

Asnawi tidak bisa menutup kegembiraan dapat melakoni debut yang sudah dinantikannya. Dari laga perdananya ini, Asnawi mendapatkan gambaran mengenai kualitas kompetisi dan permainan di Korsel.

“Saya sangat bersyukur. Sungguh menyenangkan buat saya akhirnya bisa bermain di sebuah pertandingan resmi. Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras satu tim. Saya akan berusaha lebih baik lagi,” ujar Asnawi kepada wartawan dikutip laman Sports-G.

“Menurut saya, persaingan di kompetisi sepakbola Korsel lebih tinggi dibandingkan di Indonesia. Tempo permainan di sini juga lebih cepat. Saya harus bekerja lebih keras lagi.”

Debut itu menjadi awal petualangan baru bagi Asnawi. Mantan penggawa PSM Makassar itu mengutarakan, saat ini ia berusaha beradaptasi dengan cuaca di Korsel. Di masa musim dingin seperti sekarang, temperatur di Ansan mencapai 15 derajat.

“Ketika pertama kali datang, ternyata sangat dingin. Tidak mudah buat saya untuk beradaptasi,” kata Asnawi.

Asnawi bertekad memperbaiki performanya agar kembali memperoleh kepercayaan untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Asnawi berambisi membantu Ansan meraih hasil bagus pada tahun ini.

“Jika mendapatkan kesempatan, saya ingin bermain sebanyak mungkin, dan membantu tim memperlihatkan performa bagus. Saya sangat ingin membantu tim ini,” ucap Asnawi.

Debut Asnawi ini awalnya akan menghadirkan penonton, terutama fans dari Indonesia yang banyak tinggal di Ansan. Hanya saja, manajemen terpaksa membatalkan rencana tersebut, meski beberapa hari sebelumnya telah mempromosikan Asnawi bakal tampil. Pertandingan pun akhirnya digelar tanpa penonton.

Pembatalan itu disebabkan dua staf hubungan masyarakat (humas) klub dinyatakan terpapar virus COVID-19 pada pekan sebelumnya. Mereka terpaksa melakukan isolasi mandiri sejak 23 Maret. Manajemen pun tidak ingin mengambil risiko dengan membuka pertandingan untuk penonton.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0