Akademi ASIOP menjalin kerja sama dengan klub J.League, Shonan Bellmare. Agenda tersebut dilangsungkan di ASIOP Training Ground, Sentul, Bogor, pada Sabtu (10/12).
Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh chairman ASIOP Ade Wellington dan presiden ASIOP Ade Prima Syarif bersama technical director Shonan Bellmare, Kiyoshi Sekiguchi.
Ade Prima menjelaskan banyak aspek yang menjadi fokus kerja sama antara ASIOP dan Shonan Bellmare. Satu di antaranya mengenai pengembangan dan pembinaan pemain muda serta peningkatan kualitas pelatih.
“Kerja sama ini meliputi beberapa hal terutama untuk membantu siswa-siswa ASIOP dan anak Indonesia bisa pentas di kancah internasional. Karena setelah ini dari Shonan Bellmare akan mengundang anak-anak bertalenta dari ASIOP khususnya anak-anak usia 16-17 tahun untuk bisa latihan di Jepang bersama klub Shonan Bellmare,” kata Ade Prima.
“Selain itu kerja sama ini juga meliputi pembinaan pelatih. Nanti beberapa pelatih ASIOP akan dikirim ke Jepang untuk menambah ilmu kepelatihan dan pengalaman. Kemudian kami juga mendapat undangan untuk ikut turnamen Internasional Copa Bellmare yang diikuti 24 tim dari 16 negara pada Juni 2023,” Ade Prima.
Sementara itu, Ade Wellington mengatakan kolaborasi dengan Shonan Bellmare ini makin memperluas jaringan kerja sama ASIOP dengan beberapa klub dari sejumlah negara.
Sebelumnya ASIOP telah bekerja sama dengan beberapa klub di Spanyol yaitu UD Logrones, CP Villarrobledo, dan CD Polillas Ceuta. Kemudian ASIOP juga telah menjalin kerja sama dengan akademi Amerika Serikat, Brooklyn United.
“Kerja sama ini membuat ASIOP lebih banyak lagi membuka link kerja sama dengan pihak di luar negeri. Bahkan Shonan Bellmare juga akan menempatkan satu pelatihnya di ASIOP untuk berbagi ilmu kepelatihan kepada pelatih di ASIOP. Tapi selain itu banyak lagi program yang bisa membantu untuk program dan kemajuan sepakbola ini,” ucap Ade Wellington.
Sedangkan pihak Shinan Bellmare mengaku senang dengan kerja sama ini. Shonan Bellmare berharap kerja sama ini bisa memajukan perkembangan sepakbola kedua klub.
“Seperti Akademi ASIOP, Shonan Bellmare juga berkomitmen untuk pengembangan pemain muda. Akademi Bellmare memiliki 1.700 pemain di usia U-12 dan 250 pemain di usia U-13 hingga U-18. Kami berharap kerja sama ini akan memajukan perkembangan kedua klub,” ucap pihak Shonan Bellmare.
“Secara khusus, mulai tahun depan di tahun 2023, kami sedang mempertimbangkan pengiriman pemain dari ASIOP ke Jepang untuk mengikuti pelatihan jangka pendek dan untuk berpartisipasi dalam turnamen Internasional Copa Bellmare U-11 yang akan diadakan di Jepang pada bulan Juni. Kami juga berencana membuka sekolah sepakbola bersama ASIOP dan Bellmare di Jakarta,” pihak Shonan Bellmare melanjutkan.
Dalam kesempatan yang sama, ASIOP juga meluncurkan jersey terbaru dan hall of fame yang berlangsung secara meriah. Peluncuran jersey ASIOP musim 2022/23 ini dilangsungkan bersamaan dengan hall of fame digelar sebagai perayaan usia ASIOP ke-25 tahun, yang jatuh pada 28 September.
Ada tiga jersey baru yang diluncurkan dalam momen perayaan HUT 25 Tahun ASIOP yaitu jersey kandang, tandang, dan latihan. Dua jersey akan menjadi senjata tempur ASIOP untuk bertarung dalam kompetisi musim 2022/23 yaitu jersey berwarna merah dan biru. Kemudian satu jersey berwarna abu-abu akan dipergunakan pemain hanya dalam latihan.
Jersey ASIOP kali ini masih diproduksi oleh Mills yang juga merupakan apparel resmi timnas Indonesia. Jersey baru ASIOP ini juga dipastikan bakal terlihat berbeda karena memiliki model dan motif yang lebih modern dan kekinian sehingga akan menambah kepercayaan diri para pemain saat bertanding.
“Jadi hall of fame itu dibangun sebagai bentuk apresiasi kami terhadap prestasi ASIOP selama 25 tahun. Pertama kami tampilkan sejarah berdirinya ASIOP, kemudian perkembangan ASIOP, prestasi, hingga rencana-rencana ASIOP ke depan,” ujarAde Wellington.
“Kedua, kami ingin mengapresiasi para alumni-alumni kami dengan menampilkan foto-foto legend-legend kami seperti Andritany Ardhiyasa, Achmad Jufriyanto, Muhammad Rafli, Airlangga Sucipto, Syamsir Alam dan pemain-pemain lain yang luar biasa berjasa bagi perjalanan ASIOP.”
Hall of fame ASIOP juga memajang berbagai trofi-trofi kebanggaan yang diraih di berbagai kompetisi nasional maupun internasional. Termasuk di antaranya saat momen-momen ASIOP juara Dunia Gothia Cup, Norway Cup, dan Piala Soeratin.
