AS Roma resmi mengumumkan ikatan kerja sama mereka dengan apparel asal Amerika Serikat, New Balance, pada Selasa (16/2).
Klub Serigala Ibukota mengonfirmasi bahwa New Balance akan menggantikan Nike sebagai produsen kostum tim mulai musim depan.
Sebelumnya, Roma merilis pemutusan kerja sama dengan Nike pada awal musim ini. Padahal, kemitraan keduanya yang dijalin sejak 2013 masih terikat kontrak hingga 2023.
“Kesepakatan ini merupakan langkah penting bagi klub sekaligus menunjang ambisi kami untuk terus berkembang,” ucap CEO Roma, Guido Fienga, di situs klub.
“New Balance secara global diakui sebagai pionir dalam industri mereka dan kami yakin kemitraan ini akan menandai awal dari banyak peluang baru yang hebat untuk merek kami,” kata dia.
“Kami dengan senang hati mempercayakan kreasi kostum kami kepada New Balance, dan sudah tidak sabar menanti para pemain Roma mengenakan seragam baru,” tambahnya.
Dalam klausul kontrak, New Balance bakal menyediakan seluruh kebutuhan tim utama, akademi, hingga tim wanita.
Dilansir dari sejumlah laporan, apparel yang beken dengan inisial NB ini akan mengucurkan duit sekitar €4 juta per tahun termasuk bonus.
Bayaran pokok tersebut terhitung lebih kecil dari yang didapat dari Nike, tapi Roma bakal dapat persentase keuntungan yang lebih besar dari penjualan merchandise mereka. Hal yang dikeluhkan selama bermitra dengan Nike.
Adapun dengan keputusan Roma yang mengakhiri kerja dengan Nike ini, kini tinggal Inter Milan yang masih akan disokong apparel berlogo centang tersebut di Serie A, di tengah terpaan apparel lokal Italia semacam: Marcon, Kappa, dan Errea.
Selama ini New Balance identik dengan Liverpool yang sukses menjuarai Liga Champions musim 2018/19 dan gelar Liga Primer Inggris musim 2019/20. Meski The Reds kini justru beralih ke Nike.


