Manajer baru Arsenal, Mikel Arteta mendapat saran agar membangun tim dengan menggunakan Mesut Ozil sebagai inti sistem, demikian opini Jermaine Pennant.
Ozil telah terbukti menjadi salah satu pemain paling penting di Liga Primer Inggris sejak meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan The Gunners pada 2013 lalu.
Playmaker 31 tahun tersebut mampu mendikte permainan dengan jangkauan pergerakan yang tinggi plus teknik bagus dalam mengumpan, namun belakangan mendapat kritikan tajam karena sikap dan daya juangnya yang menurun.
Di bawah arahan Unai Emery, Ozil jarang mendapat kesempatan bermain, yang membuat masa depannya di Emirates Stadium diragukan.
Sang manajer Spanyol lebih memilih untuk menggunakan pendekatan taktik yang pragmatis ketimbang Arsene Wenger, namun pada akhirnya berujung pemecatan pada November menyusul awal buruk yang dicatatkan Arsenal pada musim 2019/20.
Manajer interim Freddie Ljungberg mengembalikan Ozil ke tim inti, tapi mengabaikannya saat menjalani tugas terakhir saat melawan Everton karena reaksi marahnya ketika diganti dalam kekalahan 3-0 dari Manchester City pada 15 Desember.
Arteta tidak ragu-ragu untuk membawa pemain asal Jerman itu kembali ke skuad dalam laga perdananya sebagai pelatih kepala, saat Arsenal imbang 1-1 lawan Bornemouth dalam duel Boxing Day.
Pennant berharap bahwa fans Arsenal sekarang akan melihat Ozil sesungguhnya seperti saat pertama datang ke klub, setelah performa yang bagus saat melawan Bournemouth.
"Mereka harus membangun [tim] di sekitar Ozil - ia mendapat kesempatan baru," kata Pennant, eks winger Arsenal, kepada Talk Sport.
"Ketika ia pertama kali datang, ia adalah pemain yang fantastis; ia membukukan banyak assist, gol dan semua orang membicarakannya."
"Lalu Arsene [Wenger] pergi dan Emery datang, dan segalanya menjadi penurunan baginya. Jadi sekarang ia mendapatkan kesempatan baru dan mudah-mudahan, fans Arsenal akan melihat Ozil seperti ia pertama datang ke klub."


