Mikel Arteta

Mikel Arteta: Arsenal Harus Tiru Mentalitas Juara Chelsea

Mikel Arteta menyatakan, Arsenal harus berusaha dan meniru mentalitas juara yang telah dipasang di Chelsea selama 15 tahun terakhir ini.

The Gunners akan menghadapi The Blues di final Piala FA di Wembley, Sabtu (1/8) malam WIB. Pasukan Arteta harus memenangkan kompetisi ini untuk bisa mendapat tiket ke Liga Europa musim depan.

Chelsea sudah memastikan tiket ke Liga Champions dengan finis di urutan keempat di Liga Primer Inggris musim ini.

Chelsea meraih kemenangan 4-1 atas Arsenal di final Liga Europa musim lalu, dengan dua gol dicetak Eden Hazard, yang kini bermain untuk Real Madrid, sedangkan dua gol lainnya disumbangkan Olivier Giroud dan Pedro.

Itu adalah trofi utama Chelsea yang ke-16 sejak Roman Abramovich membeli klub pada 2003. Tidak ada klub Inggris yang mengumpulkan gelar lebih banyak dalam jangka waktu itu.

Kesuksesan Chelsea itu dicapai meski manajer-manajer masuk dan keluar di klub asal London barat itu.

Manajer saat ini, Frank Lampard, adalah manajer permanen yang ke-12 dalam era Abramovich.

Jelang pertandingan ini, Arteta menyebut mentalitas juara telah terpasang di Stamford Bridge dalam dua dekade terakhir ini.

"Tentu saja," ujar Arteta ketika ditanya apakah dia ingin meniru budaya seperti itu di Chelsea.

"Mereka [Chelsea] memiliki beberapa pemain inti yang sangat penting dalam tim-tim juara itu dan itu mungkin memberi mereka platform untuk menjadi konsisten."

"Mereka memiliki beberapa manajer, pemain, dan struktur yang sangat bagus di klub sepakbola."

"Sebelum era yang Anda sebutkan [pra-Abramovich], mereka bukan tim pemenang. Tapi, mereka berhasil mengubah pola pikir itu dan meyakinkan para pemain serta memberi tekanan kepada semua orang di klub bahwa satu-satunya tujuan dan satu-satunya hal yang diijinkan di klub sepakbola itu adalah untuk menang."

"Ketika itu terjadi, jelas semua orang ingin berkinerja lebih baik."

Arsenal berada dalam tekanan untuk bisa memenangkan kompetisi ini. Jika gagal, mereka absen di sepakbola Eropa untuk pertama kalinya dalam 25 tahun sehingga sulit bagi mereka untuk bersaing di bursa transfer pemain.

Iklan
0