Shkodran Mustafi - Schalke 2020/21Getty Images

Mantan Bek Arsenal Shkodran Mustafi: Indonesia, Apa Itu Mudik?

Mantan bek Arsenal yang kini berkostum Schalke, Shkodran Mustafi, terkekeh saat Goal Indonesia bertanya ringan seputar tradisi pulang kampung alias mudik menjelang Idul Fitri seperti di Indonesia.

Menggunakan lema “homecoming” yang dalam bahasa Indonesia berarti “mudik”, belum cukup bagi Mustafi untuk memahami apa yang dimaksud dengan tradisi tahunan balik ke kampung halaman tersebut.

Mustafi memutuskan keluar dari rumah pada usia 17 tahun demi menekuni kariernya sebagai pesepakbola. Setelah meninggalkan akademi Hamburg, ia meneken kontrak profesional bersama Everton pada 2009.

Tercatat, Mustafi—yang kini berusia 28 tahun—telah menjajal empat liga elite Eropa berbeda, yakni: Liga Primer Inggris [Everton & Arsenal], Serie A Italia [Sampdoria], LaLiga [Valencia], dan kini baru balik ke Bundesliga Jerman, kompetisi negerinya kelahirannya, bareng Schalke.

Mustafi adalah pemain berdarah Albania yang lahir di Bad Hersfeld, negara bagian Hesse, Jerman atau cuma terbentang 172 kilometer dari Gelsenkirchen, kota markas Schalke.

“Kami tidak punya tradisi itu [mudik]. Keluarga saya tersebar di seluruh Eropa dan Amerika Serikat. Jadi, akan sulit untuk pulang kampung dan berkumpul bersama,” ucap Mustafi dalam sesi roundtable bersama sejumlah media asal Indonesia dan Bundesliga, belum lama ini.

“Ya, saat musim berjalan itu akan sulit dilakukan. Tapi, selama Ramadan saya selalu mengundang teman-teman dekat saya untuk datang ke rumah dan mengisi bulan ini bersama,” tutur pemain yang mengaku kangen masakan mama selama Ramadan.

“Ya, saya meninggalkan rumah sejak usia masih sangat muda. Jadi, saya sangat senang saat saya punya kesempatan untuk menghubungi orangtua, kakak, adik, sepupu, bibi, paman, atau siapapun yang dekat dan sedang punya waktu untuk bersama saya. Saya pikir tradisi [mudik] seperti yang negara Anda miliki itu bagus,” pungkasnya.

Meski begitu pada tahun ini, pemerintah Indonesia kembali mengeluarkan larangan mudik yang berlaku pada periode 6–17 Mei. Maklum, kebijakan pembatasan perjalanan ini masih harus dilakukan demi menekan penyebaran Covid-19.

Sementara itu Mustafi sedang tidak baik-baik saja di Schalke. Klub yang bermarkas di Veltins Arena tersebut babak belur musim ini, mendekam di urutan terbawah, dan hampir dipastikan bakal terdegradasi untuk pertama kalinya sejak 1989.

Tapi Schalke masih menjaga asa untuk bertahan saat meraih kemenangan pertama sejak 9 Januari lalu, yakni ketika skuad arahan Dimitrios Grammozis tersebut mengalahkan Augsburg dengan skor 1-0, akhir pekan lalu.

Iklan
0