Bukayo Saka memuji pengaruh rekan setimnya di Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang pada perkembangan kariernya sekaligus mengungkapkan asal usul di balik julukannya "si kecil cabe rawit."
Gelandang sayap berusia 19 tahun itu menyudahi musim terobosannya bersama Arsenal dengan mendapatkan panggilan ke tim nasional Inggris asuhan Gareth Southgate untuk Euro 2020.
Saka dengan cepat menjadi pemain penting bagi tim Mikel Arteta dan mengungkapkan arti julukan yang diberikan oleh Aubameyang bersama dengan perhiasan yang bertuliskan namanya.
"Julukan itu dimulai dari Auba," kata Saka dalam jumpa pers, Kamis (10/6) kemarin.
"Ia mengatakannya dalam bahasa Prancis. Kami menyelesaikan satu sesi latihan dan ia terus menyebutkan julukan itu, dan saya terus mencetak gol, saya menendang dengan begitu banyak kekuatan dan ia memanggil saya si kecil cabe rawit dalam bahasa Prancis [petit piment]."
"Saya tidak tahu apa artinya. Saya bertanya kepadanya setelah itu dan ia mengatakan artinya adalah si kecil cabe rawit. Sejak saat itu ia terus memanggil saya dan kemudian itu populer dan sekarang menjadi hal besar, banyak orang memanggil saya dengan julukan itu dan menjadikannya nama panggilan saya."
"Ia memberi saya perhiasan bagus yang ia janjikan kepada saya jika menjuarai Piala FA. Julukan itu dimulai dari Auba, ini menunjukkan betapa hebat karakternya dan betapa penting dirinya bagi saya dan juga bagi tim dalam hal kebahagiaan dan atmosfer ruang ganti. Saya menyukainya. Itu unik."
Aubameyang sendiri pernah mengatakan bahwa julukan "si kecil cabe rawit" artinya Saka memiliki begitu banyak energi, kekuatan meski berpostur mungil.


