Kapten Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang dicoret dari skuad karena masalah indisipliner, ungkap Mikel Arteta.
GOAL sempat melaporkan bahwa sang striker tak hadir di London Colney untuk mengikuti sesi latihan terakhir menjelang laga versus Southampton yang digelar Sabtu (11/12).
Awalnya Aubameyang diperkirakan absen karena tidak fit, tetapi kini Arteta telah menyatakan Aubameyang dicoret karena tak menaati peraturan klub.
Berbicara sebelum laga kontra The Saints yang berakhir 3-0 buat Arsenal, Arteta berkata: "Sayangnya [Aubameyang dicoret] karena alasan indispliner."
"Saya kira kami selalu tegas bahwa kami punya hal mutlak yang tak bisa ditawar di dalam tim yang telah kami tentukan sebagai klub dan hari ini dia tidak terlibat."
"Ini bukan situasi yang mudah dan bukan situasi yang kami inginkan dari seorang kapten klub."
GOAL dapat mengonfirmasi bahwa Aubameyang dihukum karena terlambat kembali ke klub setelah perjalanan keluar negeri.
Pemain Gabon itu kembali lebih terlambat dari waktu yang telah diizinkan oleh Arsenal karena alasan personal, sehingga berdampak pada protokol Covid-19 Arsenal.
Aubameyang akhir-akhir ini memang menjadi sumber ketidakharmonisan Arsenal, dengan sang kapten sedang tampil kurang maksimal selama beberapa waktu.
Meski berstatus kapten, penampilan buruknya memaksa Arteta untuk mencadangkannya saat dikalahkan Everton, Selasa (7/12) dini hari WIB.
Aubameyang belum mencetak gol sejak Oktober saat mengalahkan Crystal Palace 3-1.
Mengingat lini depan Arsenal kurang tajam, banyak yang merasa The Gunners seharusnya memburu striker baru.
Dominic Calvert-Lewin dari Everton, Jonathan David-nya Lille, dan bomber Fiorentina Dusan Vlahovic dikabarkan bisa menjadi incaran mereka, tetapi kemungkinan besar tidak akan ada kesepakatan di bulan Januari.




