Penyerang baru Barcelona, Pierre-Emerick Aubameyang, blak-blakan mengungkapkan kepindahannya dari Arsenal imbas hubungan buruknya dengan manajer Mikel Arteta.
Aubameyang dilepas Arsenal dengan persetujuan bersama, meski kontraknya masih tersisa hingga Juni 2023. Ia dikontrak Blaugrana hingga 2025.
Sebelum kepindahan ke Barca, status Auba di Arsenal dibekukan dan jabatannya sebagai kapten dicopot pasca-tindak indisipliner yang dilakukan, Desember lalu.
“Saya pikir masalahnya hanya ada pada dia [Arteta] dan dia telah membuat keputusan,” ucap Aubameyang dalam sesi perkenalannya sebagai pemain baru Barca, Kamis (3/2).
“Saya tidak bisa berkata banyak, dia tidak senang dan hanya itu. Itu yang terjadi. Dia tidak senang, saya tetap sangat tenang dan hanya itu.”
“Itu adalah bulan-bulan yang sulit, tapi saya pikir begitulah sepakbola terkadang terjadi.”
"Bagi saya, saya tidak pernah ingin melakukan sesuatu yang salah dan kini saya berpikir bahwa itu adalah masa lalu dan saya ingin memikirkan masa sekarang dan [kepindahan] ini adalah jawabannya,” pungkasnya.
Pemain asal Gabon itu membela Arsenal pada rentang 2018–2022 dengan sumbangan 92 gol dan 21 assist dalam 163 pertandingan. Bersama The Gunners, ia mempersembahkan Piala FA dan Community Shield, serta gelar topskor Liga Primer Inggris musim 2018/19 [bersama Mo Salah dan Sadio Mane].
Auba berpotensi lakoni debut akhir pekan ini kontra Atletico Madrid pada jornada ke-23 LaLiga di Camp Nou, Minggu (6/2).




