Kekalahan Arsenal 2-1 dari Wolverhampton Wanderers telah mencatatkan awal terburuk mereka dalam mengarungi musim Liga Primer Inggris.
The Gunners baru mampu mengklaim 13 poin dari 10 pertandingan pertama mereka di musim baru - pencapaian terendah mereka setelah begitu banyak laga sejak 1981/82 ketika kasta tertinggi Inggris belum dikenal sebagai Liga Primer.
Pasukan Mikel Arteta awalnya menunjukkan sinyal peningkatan di bawah manajer asal Spanyol itu karena hanya mengalami lima kekalahan dari 22 laga pertamanya sebagai juru taktik, namun mereka sekarang membukukan lima kekalahan lebih banyak hanya dalam waktu delapan pertandingan.
Dengan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan Liga Primer terakhir mereka, Arsenal merosot ke posisi ke-14 klasemen sementara musim 2020/21 ini, tertinggal delapan poin dari rival Tottenham Hotspur yang duduk di puncak.
Paceklik gol telah menjadi perhatian nyata bagi Arsenal musim ini, dengan anak asuh Arteta hanya mampu menorehkan 10 gol dalam 10 pertandingan di liga.
Arsenal memang berhasil mencetak gol dari permainan terbuka lewat Gabriel Magalhaes di Emirates Stadium, Senin (30/11) dini hari WIB, tapi tetap kalah dari Wolves yang menyegel kemenangan berkat dua gol Pedro Neto dan Daniel Podence.
The Gunners hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dalam laga tersebut dan hanya sekali pernah memiliki statistik serupa di kandang sejak Arsene Wenger meninggalkan klub.
Berbicara selepas pertandingan, Arteta mengakui bahwa timnya memang kesulitan mencetak gol dan kehilangan kepercayaan diri, namun berharap derbi melawan Spurs yang akan datang bisa memberi mereka motivasi ekstra.
Kami butuh lebih banyak gol untuk memenangi pertandingan. Kami harus terus mendukung para pemain. Semua pemain pernah melalui periode sulit. Kami menciptakan banyak peluang, tapi kesulitan mencetak gol. Itulah perbedaan besar antara menang dan kalah," kata Arteta kepada BBC.
"Ketika Anda kalah, rasa percaya diri Anda akan merosot, sebab secara tak langsung tim memercayai kekalahan itu bisa terjadi lagi. Anda harus menang setelah kalah. Kami telah melakukannya selama saya ada di sini. Ini adalah pertama kalinya sejak kami di sini [mengalami kekalahan]."
Mengenai kans timnya bisa membalikkan situasi pada akhir pekan depan melawan Spurs, Arteta menambahkan: "Itu akan bagus. Tidak ada motivasi yang lebih besar daripada bagi kami untuk pergi ke Spurs dan mencoba untuk mengalahkan mereka."


