Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni membantah anak asuhnya menggunakan cara-cara kotor dan curang saat mengalahkan Belanda di Piala Dunia 2022.
Laga perempat-final, yang dimenangkan Argentina lewat adu penalti usai imbang 2-2 kemarin Sabtu (10/12), diwarnai oleh berbagai insiden pertikaian sampai-sampai wasit Mateu Lahoz mengeluarkan 17 kartu kuning dan satu kartu merah.
Tensi mulai meninggi saat Louis van Gaal, pelatih Belanda, melancarkan perang urat syarat pra-pertandingan, dipanaskan Leandro Paredes yang nampak sengaja membuang bola ke arah bangku cadangan De Oranje.
Puncaknya, bintang-bintang Argentina terlihat merayakan kemenangan adu penalti dengan memprovokasi skuad Belanda yang tengah patah hati.

Ditanya soal Argentina yang dicap tidak sportif dan main kotor, Scaloni memberi jawaban meletup-letup: "Terkadang, dalam sepakbola, hal-hal seperti pertandingan kemarin bisa terjadi. Akan ada adu mulut... Tapi ya itu saja. Makanya ada wasit, untuk bertugas sebagai pengadil."
"Setop labeli Argentina seperti itu [main curang & kotor], dan bahwa sikap kami biasanya seperti itu. Usai kalah melawan Arab Saudi, kami diam saja dan tetap mempersiapkan laga-laga selanjutnya dengan tenang."
"Kami menjuarai Copa America di Brasil [tahun lalu] dan kita semua melihat salah satu pemandangan sportivitas paling indah yang pernah ada saat Neymar, [Lionel] Messi, dan [Leandro] Paredes duduk bersama di terowongan Maracana."
"Kami harus menunjukkan kebanggaan kami dan bermain dengan cara yang kami yakini."
"Toh semua berakhir begitu wasit meniupkan peluit panjang. Dengan segala hormat kepada semua tim, Belanda, Kroasia, dan semua lawan yang pernah kami hadapi, itu adalah salah satu karakterisitik kepribadian kami sejak laga pertama."
"Setop labeli kami pemenang atau pecundang yang buruk. Itu sangat jauh dari kenyataan."
Usai menumpas Belanda di delapan besar, Argentina akan menghadapi Kroasia di semi-final Piala Dunia 2022 yang digelar Rabu (14/12) dini hari WIB nanti.
