Scaloni Argentina Bolivia Fecha 5 Grupo A Copa America 2021Buda Mendes/Getty Images

Argentina Hindari Adu Penalti

Pelatih Argentina Lionel Scaloni tidak menginginkan anak asuhnya harus menyelesaikan pertandingan sem-final Copa America 2021 melawan Kolombia melalui adu penalti. Duel ini akan digelar di Stadion Nacional de Brasilia, Rabu (7/7) pagi WIB.

Scaloni mengutarakan, pemain mengalami kelelahan luar biasa setelah menjalani lima pertandingan. Skuad Argentina tidak menjalani latihan seperti biasa ketika mereka tiba di Brasilia supaya pemain dalam keadaan bugar.

Karena itu, Scaloni berharap Argentina sudah bisa meraih kemenangan dalam waktu normal di laga nanti agar fisik pemain tidak kedodoran jika menuntaskan pertandingan hingga adu penalti.

“Pemain mengalami kelelahan, dan kami harus menunggu menit terakhir untuk menentukan siapa yang paling siap. Sepertinya kami tidak akan melakukan banyak perubahan,” ucap Scaloni dikutip laman TyC Sports.

“Kami berharap besok tidak perlu melakukan adu penalti. Jika itu terjadi, saya berharap keberuntungan berada di pihak kami.”

Meski pemain dilanda kelelahan, Scaloni menegaskan, anak asuhnya tetap berusaha tampil maksimal demi merebut tiket ke final. Scaloni pun tidak ingin meremehkan Kolombia yang sukses menyingkirkan Uruguay di perempat-final.

“Tim ini selalu memperlihatkan penampilan terbaik di setiap perttandingan. Mereka tidak pernah mau menyerah. Saya yakin pemain akan memperlihatkan performa terbaik, karena mereka ingin menjaga kehormatan jersey dan bendera negara,” tegas Scaloni.

“Para pemain sudah sangat lapar, dan fokus. Mereka ingin meraih kemenangan. Kami menaruh hormat kepada calon lawan, dan laga ini akan sangat sulit. Tapi sekarang kami harus bisa mencapai final.”

Tekad serupa disampaikan Rodrigo De Paul. Salah satu pencetak gol kemenangan 3-0 yang diraih Argentina atas Ekuador di perempat-final ii mengutarakan, pemain ingin memberikan kebahagiaan kepada pendukung mereka.

“Target kami selalu bertahap dari satu laga ke laga lainnya. Kami akan berjuang habis-habisan untuk menembus final, dan memberikan kebahagian bagi suporter. Kami sangat termotivasi, dan menyadari pertandingan nanti tidak mudah,” ucap De Paul.

Penggawa Udinese ini juga memberikan pujian kepada kapten tim Lionel Messi yang memberikan assist ketika ia menjebol gawang Ekuador. Menurutnya, Messi tetap pemain terbaik bagi Argentina.

“Leo selalu selangkah di depan kami. Saat [saya] mencetak gol pertama tim ke gawang Ekuador, dia melihat saya berdiri bebas, dan langsung memberikan umpan,” ucap De Paul.

Iklan
0