Arema FC telah menetapkan pelatih baru usai berpisah dengan Javier Roca. Manajemen Singo Edan menunjuk I Putu Gede Swi Santoso untuk menempati posisi tersebut.
Sejatinya Putu bukan satu-satunya nama untuk menukangi Arema FC. Akan tetapi, setelah mempertimbangan secara matang akhirnya dipilih pria berdarah Bali tersebut.
Diharapkan kedatangan Putu bisa membuat Arema FC lebih baik dalam mengarungi lanjutan Liga 1 2022/23. Nantinya, ia bertugas dibantu oleh Kuncoro, Siswantoro, Singgih Pitono serta FX Yanuar yang berperan sebagai video analis.
"Manajemen Arema FC langsung mengantisipasi, kita mendapatkan banyak masukan yang menjadi pertimbangan. Akhirnya dipilihlah opsi untuk memasukkan I Putu Gede yang masuk dalam jajaran tim pelatih Arema FC,” kata Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto dalam laman resmi klub.
Faktor kedekatan menjadi satu di antara alasan manajemen Arema FC merekrut Putu. Pria berumur 49 tahun tersebut pernah memperkuat klub asal Malang itu pada era 2000-an.
Tak ayal, Putu bakal bisa langsung cepat beradaptasi dengan suasana klub. Ia juga sudah paham betul dengan karakter permainan yang dibutuhkan Arema FC.
“Karakter Arema ini perlu dibangun lagi, I Putu Gede mungkin adalah salah satu figur pas, selain kita memiliki figur-figur lain di era Galatama seperti Kuncoro, Singgih Pitono dan juga ada Siswantoro. Putu juga memiliki prestasi di eranya,” ucapnya.
“Artinya suasana baru ini memang harus dibangun, semoga bergabungnya I Putu Gede yang memberikan sentuhan juara di dekade berbeda ini juga membawa Arema FC berprestasi dan mengembalikan lagi karakter Arema di kompetisi,” ia menambahkan.
Sebagai informasi Putu adalah juru formasi ketiga Arema FC di musim ini. Selain Roca, sebelumnya klub kesayangan Aremania tersebut sudah mendepak Eduardo Almeida.


