Ruddy Widodo - Arema FCAbi Yazid / Goal

Arema FC Ogah Tanggung Biaya Pemain Cedera Karena Main Tarkam

Skuad Arema FC tidak dilarang ambil bagian dalam pertandingan antarkampung alias tarkam. Namun, manajemen Singo Edan, memastikan tak menanggung biaya bila pemain cedera ketika tampil di laga tersebut.

Sejak akhir bulan lalu, Arema FC telah menghentikan aktivitas latihan bersama. Para pemain diminta berlatih mandiri dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

Tarkam menjadi satu di antara wadah untuk pesepakbola mengisi kegiatan selama libur. Tak ayal, sejumlah pemain memutuskan bermain tarkam karena untuk menjaga sentuhan bola dan atmosfer pertandingan.

Hanya saja, bermain tarkam untuk pesepakbola profesional sangat berisiko. Permainan yang keras dan ditambah kualitas lapangan tidak sesuai standar, rentan membuat pemain cedera.

"Saya sudah menyampaikan kepada tim pelatih. Kami tidak bisa melarang pemain ikut tarkam ketika libur seperti ini. Tapi, jika sampai mereka mengalami cedera saat tarkam, itu bukan menjadi tanggung jawab klub," kata general manager Arema FC Ruddy Widodo.

Selebrasi Arema FCAbi Yazid / Goal

Selain itu, Ruddy menyadari alasan pemain bermain tarkam karena butuh pemasukan tambahan selama kompetisi terhenti. Setiap klub kini membayarkan gaji penggawanya sebesar 25 persen dari nilai kontrak yang tertera.

Besaran tersebut sesuai dengan surat keputusan (SK) PSSI terbaru bernomor SKEP/69/XI/2020. Kebijakan itu mulai berlaku sejak Oktober sampai dengan Desember mendatang. 

"Jumlah 25 persen itu kalau bayarannya Rp100 juta ke atas masih bisa dirasakan. Namun kalau bayarannya kecil ya nangis. Yang penting, hati-hati," ujarnya.

Dijadwalkan Liga 1 bakal kembali dilaksanakan pada Februari tahun depan. Hanya saja PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih belum memberikan detail terkait tanggal dan format yang dipakai.

Sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona, Arema FC sudah bermain tiga kali. Hasilnya, klub asal Malang tersebut meraih satu kemenangan dan dua lainnya berakhir dengan kekalahan.

Alhasil, Arema FC harus puas menduduki peringkat 12 klasemen. Kesebelasan yang identik dengan warna biru tersebut mengumpulkan tiga poin atau tertinggal enam angka dari Persib yang berada di pucuk.

Iklan
0