Arema FC kembali gagal meraih kemenangan dalam lanjutan Grup A Piala Menpora 2021. Terbaru, Singo Edan dikalahkan Barito Putera, dengan skor 2-1, di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/3).
Dua gol kemenangan Barito Putera diceploskan Alief Jaelani dan Beni Oktovianto pada babak pertama. Sedangkan, Arema FC memperkecil kedudukan melalui Feby Eka Putra.
Sebetulnya, Arema FC memiliki kesempatan menyamakan kedudukan jelang berakhirnya pertandingan. Sayang, sepakan penalti Bruno Smith, mampu dimentahkan kiper Barito Putera Muhammad Riyandi.
Kekalahan tersebut membuat kans Arema FC untuk melaju ke babak berikutnya menipis. Hal tersebut lantaran pada laga sebelumnya klub asal Malang itu ditahan TIRA Persikabo dengan skor 1-1.
"Inilah sepakbola. Banyak peluang sampai mendapatkan penalti, tapi tidak bisa gol. Mau bagaimana lagi, ya harus kami terima," kata pelatih Arema FC Kuncoro.
KemenporaKuncoro masih percaya Arema FC bisa melaju ke babak berikutnya. Meski ia menyadari bukan perkara mudah karena timnya bakal bersua PSIS Semarang, yang merupakan pemuncak klasemen Grup A.
"Saya rasa untuk peluang [lolos dari Grup A] kami masih ada meskipun itu tipis. Mudah-mudahan, kami bisa memanfaatkan pertandingan terakhir [untuk meraih kemenangan], meskipun peluang tipis tetapi kami tetap yakin," ujarnya.
Selain itu, Kuncoro mengomentari kartu merah yang didapatkan Ahmad Alfarizi pada penghujung pertandingan. Ia menilai kejadian tersebut biasa terjadi di dunia sepakbola.
"Ada kalanya ketika fisik pemain sudah habis, emosi yang keluar," ucap pria asal Malang berusia 48 tahun tersebut.
Sama seperti Kuncoro, gelandang Arema FC Hanif Sjahbandi masih yakin timnya lolos. Maka dari itu ia meminta rekan setimnya tetap bekerja keras saat menghadapi PSIS, di Stadion Manahan, pada 30 Maret mendatang.
"Jadi kami harus memberikan semangat lebih kalau bisa dua kali lipat lagi untuk pertandingan melawan PSIS. Karena bisa dibilang ini adalah laga penentuan, jadi kita lihat saja nanti," tutur eks pilar Persiba Balikpapan tersebut.


