Identitas pemain asing buruan Arema FC di Liga 1 2021/22 mulai terkuak. Setelah penjaga gawang asal Brasil, Adilson Maringa, kini giliran pemain kelahiran Jepang, Renshi Yamaguchi, yang diumumkan manajemen.
Yamaguchi dan Maringa sudah tiba di Malang, Selasa (22/6) siang WIB, selepas menjalani karantina di Jakarta. Media officer Arema, Sudarmaji, mengutarakan, kedua pemain tersebut akan diperkenalkan kepada publik dalam waktu dekat.
“Alhamdulillah kedua pemain yang diproyeksikan untuk memperkuat Arema FC sudah tiba di Malang. Protokol kesehatan secara ketat kami terapkan sesuai dengan arahan untuk menekan penyebaran Covid-19, mereka juga sudah menjalani karantina,” jelas Sudarmaji melalui laman resmi klub.
Yamaguchi sebelumnya memperkuat klub Thai League 2 (setara Liga 2), Lampang FC, dan sempat bermain bersama penggawa Persipura Jayapura Todd Rivaldo Ferre di musim 2020. Yamaguchi gagal membawa Lampang meraih hasil bagus, karena menduduki peringkat 12 klasemen akhir.
Bila berkaca kepada regulasi terkait standarisasi pemain asing di Indonesia, Yamaguchi dipastikan tidak dapat bermain di Liga 1. Sebab, PSSI menerapkan aturan pemain asing yang terakhir kali bermain di kawasan Asia Tenggara harus berasal dari kompetisi kasta tertinggi.
Namun jika PSSI tetap menggunakan standarisasi kompetisi dalam keadaan luar biasa yang diterapkan ketika ingin melanjutkan Liga 1 2020, gelandang bertahan berusia 28 tahun itu dapat membela Arema.
Sedangkan Maringa tidak terbentur regulasi standarisasi pemain asing, mengingat pada musim sebelumnya bermain di Liga Portugal 2 bersama bersama UD Vilafranquense. Sampai saat ini, PSSI belum mengumumkan standarisasi pemain asing untuk musim 2021/22.
Sementara itu, pelatih Eduardo Almeida mengatakan, keputusan merekrut pemain asing di musim 2021/22 berdasarkan keputusan bersama antara pelatih dan manajemen.
“Siapapun nanti pemain asing yang dipilih, itu pilihan tim, dan sudah dibicarakan di tim pelatih dan manajemen. Tentu pilihan tersebut ada risiko bagus dan tidak. Tapi saya berharap pilihan itu bagus. Kalau ada kesalahan akan dibicarakan nanti bukan sekarang,” ujar Almeida dikutip laman PT Liga Indonesia Baru (LIB).
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!


