LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANG
Rencana Arema FC untuk mendaratkan mantan bek Liverpool FC (Uruguay), Santiago Carrera, akhirnya sirna. Setelah ada keraguan dari manajemen pemain yang terakhir membela Bisceglie (Italia) itu tak akan memenuhi syarat.
Bek berusia 25 tahun dengan paspor Uruguay itu sebenarnya tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan, namun manajemen tak ingin ambil risiko karena Carrera terakhir hanya membela klub kasta ketiga Italia, dengan kesempatan bermain kurang dari 25 persen dari jumlah pertandingan semusim.
"Awalnya kami mengira syarat 25 persen itu penampilan selama musim 2019 meskipun beda klub. Namun ternyata itu hanya berlaku untuk klubnya terakhir," papar Sudarmaji, media officer Arema.
"Sehingga menurut kami dia tidak lolos verifikasi. Agen dari Carrera juga sudah menerima pembatalan kami, dan ini menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk merekrut pemain," sambung Sudarmaji.
Wajah baru tetap diperkenalkan oleh manajemen pekan ini, namun untuk slot lokal. Terdapat empat pemain yang hadir di kantor Arema untuk membubuhkan tanda tangan, berdasarkan rekomendasi Charis Yulianto (asisten pelatih). Antara lain Taufik Hidayat, Mariando Uropmabin, Pandi Lestaluhu, dan Ganjar Mukti.
"Saya saat mendapatkan tawaran dari Arema langsung mengiyakan, dan tidak berpikir lama. Arema adalah tim dengan basis suporter besar. Harapan masyarakat Malang tentu sangat besar, dan saya sangat siap menyambut musim Liga 1 2020," terang Taufik, eks Bali United dan PSM Makassar.
Semestinya ada Israel Wamiau yang juga ikuti menandatangani kontrak, namun memilih pulang. Dia bersama Mariando datang dari Jayapura, dan sudah menginap di mes Arema. Namun saat melakukan tanda tangan, hanya Mariando yang menampakkan batang hidungnya.
"Wamiau sebenarnya masuk ke dalam proyeksi Arema. Namun, dia sudah izin kepada manajemen untuk pergi hingga tanggal 20. Ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan," ungkap manajer umum Arema, Ruddy Widodo.
"Kini keputusan soal apakah kami akan menarik dia kembali ke Malang, bergantung kepada keputusan yang diberikan pelatih," tutup Ruddy.(gk-48)


