Arema FC harus mengakhiri Liga 1 2022/23 dengan hasil menyesakkan setelah dipaksa menelan kekalahan 2-0 dari Bhayangkara FC di Stadion PTIK Jakarta, Jumat (14/4) malam WIB.
Kekalahan membuat Arema gagal menggusur Persis Solo untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara, Tim Singo Edan tetap menduduki peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 42 poin.
Sedangkan Bhayangkara FC berpeluang mengakhiri musim di posisi keenam setelah mengumpulkan 51 poin. Namun kepastian itu masih menunggu pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Dewa United yang berlangsung, Sabtu (15/4).
Bhayangkara FC mengawali pertandingan dengan baik, dan memaksa pertahanan Arema harus bekerja keras. Bukan itu saja, Bhayangkara FC pun mampu membuat Arema kesulitan mengembangkan permainan. Kendati demikian, tim tamu gagal memaksimalkan peluang untuk menjadi gol di sepanjang babak pertama.
Perubahan terjadi di babak kedua. Bhayangkara FC tampil lebih trengginas, dan berhasil membuka keunggulan melalui gol Matias Mier memanfatkan umpan Sani Rizki pada menit ke-51.
Selepas memberikan assist, kali ini giliran Sani yang mencatatkan namanya di papan skor setelah ia menuntaskan umpan Dendi Sulistyawan pada menit ke-63 untuk membawa Bhayangkara FC unggul 2-0.
The Guardian tidak mengendurkan tekanan mereka, dan akhirnya memastikan kemenangan menjadi 3-0 lewat gol Adam Najed usai menerima umpan Mier delapan menit menjelang laga berakhir.
Sementara pada pertandingan lainnya di Stadion Demang Lehman, Barito Putera menutup musim dengan hasil manis setelah mencatat kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang.
Tambahan tiga angka membuat Barito Putera mengakhiri musim di peringkat ke-15 klasemen sementara usai mengumpulkan nilai 38. Sedangkan Persita tak beranjak dari posisi kesembilan dengan 47 poin.
Gol semata wayang Barito Putera dilesakkan Gustavo Tocantins ketika laga memasuki menit ke-20. Menerima umpan dari Slamet Budiono, Tocantins memutar badannya, dan menceploskan bola ke dalam gawang Aditya Harlan.
