Berita Live Scores
LaLiga

Cegah Kasus Transfer David De Gea Terulang, La Liga Gunakan Aplikasi Canggih

15.29 WIB 06/09/18
LALIGA CIERRE MERCADO
Selama tiga tahun terakhir, La Liga telah menggunakan aplikasi revolusioner yang mempermudah aktivitas manajemen tim peserta.


ALIH BAHASA OLEH   AGUNG HARSYA   

Kecanggihan teknologi audiovisual yang digunakan La Liga untuk memanjakan pengalaman penggemar dalam menonton sebagian besar pertandingan pernah dibahas dalam artikel Goal Indonesia beberapa bulan lalu.

Ternyata, La Liga juga memanfaatkan teknologi dalam mempermudah aktivitas manajemen klub peserta. Dalam undangan terbatas yang diterima Goal Spanyol, La Liga memperkenalkan aplikasi canggih yang telah mereka gunakan selama tiga tahun terakhir yang dimanfaatkan untuk sejumlah hal. Di antaranya adalah pemilihan tim bertanding, pemilihan warna jersey, hingga masalah administrasi transfer.

Kegagalan transfer David De Gea dari Manchester United ke Real Madrid menjadi bahan pembicaraan fans sepakbola dunia, tiga tahun lalu. Transfer yang melibatkan juga Keylor Navas itu tinggal menunggu proses administrasi setelah kedua klub mencapai kata sepakat tepat pada hari tenggat transfer, 31 Agustus 2015 lalu. Namun, surat konfirmasi transfer tidak sampai tepat waktu sehingga transfer pun batal. Mesin faks La Liga dituding menjadi biang kegagalan dan bulan-bulanan fans yang kesal.

Mungkin takkan ada lagi ejekan serupa karena kini La Liga memanfaatkan teknologi modern dan malah menjadi pengelola sepakbola terdepan dalam aspek keteraturan administrasi. Jawaban La Liga atas kasus De Gea adalah: aplikasi (apps).

Setiap pergerakan dipantau oleh La Liga. Departemen finansial menjadi pengecek pertama untuk memastikan kesepakatan telah memenuhi syarat Financial Fair Play. Kemudian, proses transfer dicek oleh departemen lain yang memastikan apakah registrasi telah sesuai dengan ketetapan asosiasi sepakbola Spanyol. Proses ini hanya membutuhkan waktu 15 menit atau tergantung dari tingkat kerumitan kasus transfer. Pernah ada kasus seorang pemain yang mendapatkan persetujuan transfer sesaat sebelum kick-off pertandingan tim barunya. Pendeknya, takkan ada lagi kekacauan transfer De Gea terjadi di masa datang di Spanyol.

Perangkat lunak ini juga bisa membantu anggaran klub karena mereka bisa memantau berapa banyak yang sudah mereka habiskan untuk berbelanja pemain serta membayar gaji. Tidak ada pula kelonggaran. Kalau pemain baru membuat mereka melampaui anggaran gaji, mereka harus melepas salah satu dari pemain mereka agar registrasi bisa dilakukan.

Contoh berikutnya adalah saat hari pertandingan. Klub dapat menggunakan La Liga Manager untuk memasukkan daftar pemain inti mereka lengkap dengan warna seragam. Mereka juga dapat memasukkan permohonan khusus seperti misalnya melakukan seremoni singkat mengheningkan cipta di awal pertandingan. Semua aktivitas ini dipantau pula oleh pengurus liga, tim lawan, serta stasiun televisi.