Apa Perbedaan Wing-Back & Full-Back Dalam Sepakbola?

Komentar()
Trent Alexander Arnold Liverpool Matt Doherty Tottenham 2020-21
Getty/Goal composite
Keduanya adalah posisi yang serupa di lapangan, namun ada beberapa perbedaan detail di antara dua peran tersebut.

Inovasi taktik adalah fenomena yang memang diperlukan dalam dunia sepakbola dan para pelatih wajib siap untuk menyesuaikan pendekatan mereka demi mengejar prestasi.

Ada banyak formasi dan filosofi permainan yang berbeda dalam sejarah sepakbola, mulai dari Totaalvoetball yang dipopulerkan oleh tim nasional Belanda pada era 1970-an hingga 'Sepakbola Heavy Metal' milik Jurgen Klopp.

 

Beberapa formasi tertentu telah tercipta dan kembali dipakai setelah bertahun-tahun, dengan 3-5-2 khususnya menjadi semakin populer pada akhir 2010-an sebagai penangkal filosofi tiki-taka Spanyol dan Barcelona era Pep Guardiola.

Goal 50 Dirilis: 50 pemain terbaik di dunia

Di antara komponen terpenting dalam formasi 3-5-2 (atau formasi apa pun dengan tiga bek) adalah peran wing-back, dan para pemain yang bisa bermain di posisi itu mengemban banyak tanggung jawab.

Jadi apa sebenarnya peran wing-back dan apa bedanya dengan full-back? Goal menjelaskannya pada Anda.

Apa itu wing-back dalam sepakbola?

Posisi wing-back dalam sepakbola pada dasarnya adalah gabungan dari full-back dan winger atau pemain sayap. Mereka bermain di kedua sisi pertahanan, membantu tim dari sisi lebar lapangan.

Seorang pemain yang bermain di posisi wing-back diharapkan bergerak naik sesering mungkin untuk membantu serangan, namun mereka juga harus sigap turun ke belakang untuk membantu pertahanan.

Posisi ini memiliki tuntutan yang sangat tinggi dari sudut pandang fisik, mengingat luasnya area yang harus mereka jelajahi, jadi seorang wing-back harus mempunyai stamina dan kekuatan yang serba bisa.

Selain bisa naik dan turun di sisi sayap dengan cepat, salah satu tugas utama seorang wing-back adalah memberikan umpan-umpan silang ke dalam kotak atau menekan hingga garis depan.

Namun, seorang wing-back juga wajib memiliki atribut pertahanan yang mumpuni, seperti kemampuan tekel dan penempatan posisi yang baik - tahu kapan harus turun atau naik ke depan pada waktu yang tepat.

Meski biasanya wing-back jamak digunakan dalam formasi 3-5-2 atau 3-4-3 yang biasa diterapkan oleh Antonio Conte, mereka juga bisa dimainkan dalam sistem empat bek, dalam formasi 4-4-2 atau 4-3-3 misalnya.

Juara Liga Primer Inggris 2019/20, Liverpool asuhan Jurgen Klopp menerapkan formasi 4-3-3, namun kedua full-back mereka, Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson mendapat instruksi untuk menekan jauh ke depan sehingga secara efektif mereka berperan sebagai wing-back.

Terbukti dari statistik, Alexander-Arnold dan Robertson membuat kombinasi 25 gol untuk The Reds dalam perjalanan mereka meraih gelar juara, selain juga mengemas enam gol di antara keduanya.

Brasil juga terkenal dengan taktik empat bek mereka yang memakai peran dua full-back agresif - yang pada dasarnya bermain sebagai wing-back - dalam diri Roberto Carlos dan Cafu ketika sukses menjuarai Piala Dunia 2002.

Apa perbedaan antara full-back dan wing-back?

Full-back dan wing-back beroperasi di sisi lapangan yang kurang lebih sama, namun ada beberapa perbedaan mendasar di antara kedua peran tersebut dalam sebuah sistem permainan.

Perbedaan utamanya adalah wing-back lebih memiliki banyak kebebasan untuk menyerang, sedangkan full-back lebih menekankan aspek bertahan.

Full-back memang bisa maju untuk membantu serangan tim pada kesempatan tertentu, namun wing-back lebih diharapkan untuk sering membantu serangan dari lebar lapangan.

3-5-2 4-4-2

Ketika Tottenham Hotspur merekrut Matt Doherty dari Wolverhampton Wanderers pada musim panas 2020, ia tiba di London utara sebagai pemain yang menghabiskan tiga musim terakhirnya sebagai wing-back.

Namun, ia kini telah diberi peran sebagai full-back di Spurs serta juga tim nasional Republik Irlandia.

Menyikapi perbedaan posisi tersebut, Doherty mengatakan: "Ketika Anda bermain sebagai wing-back, Anda sebenarnya tidak harus sering bertahan. Sebagai full-back, Anda harus bertahan dengan baik."

"Anda memiliki banyak momen satu lawan satu dan Anda menghadapi banyak pemain yang berlari di belakang Anda [sebagai full-back], jadi Anda harus aktif setiap saat. Posisi tubuh Anda dan segala sesuatunya tentang cara bertahan sepenuhnya berbeda."

Tutup