Legenda UFC, Conor McGregor mengatakan bahwa dirinya akan melakukan "hal-hal besar" apabila membeli Manchester United.
Raksasa Liga Primer Inggris tersebut kini dimiliki oleh keluarga Glazer asal Amerika Serikat (AS), yang diprotes besar-besaran oleh fans sejak akuisisi mereka pada 2005.
Demonstrasi meningkat dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan niat klub yang ingin mengikuti Liga Super Eropa meski akhirnya batal.
Proyek Liga Super diumumkan pada 19 April lalu dan hal tersebut menyebabkan kericuhan yang meluas di seluruh jagat sepakbola. Pada 20 April, McGregor men-tweet: "Hai teman-teman, saya sedang berpikir untuk membeli Manchester United! Bagaimana menurut Anda?"
Sang petarung MMA kemudian ditanya oleh salah seorang penggemar di Twitter apakah ia masih berniat untuk membeli Setan Merah.
"Jujur saja muncul pemberitaan tentang [pembelian] Celtic dulu. Untuk mengakuisisi saham dari Dermot Desmond," jawabnya.
"Saya tentu tertarik untuk mengakuisisi tim olahraga pada tahap tertentu! Baik Celtic dan Man United adalah tim yang saya sukai. Tapi saya terbuka. Saya merasa bisa melakukan hal-hal besar untuk sebuah klub."
Jika berminat untuk melakukan akuisisi, maka McGregor membutuhkan dana tambahan karena Independent menyebutkan kekayaan pribadinya sekarang ini sebesar £120-£180 juta hingga £300 juta. Forbes melansir bahwa United sebagai klub kini bernilai £3 miliar.
Fans United telah menyuarakan penolakan kuat terhadap kepemilikan Glazer dalam beberapa pekan terakhir, termasuk melakukan langkah ekstrem dengan memaksa masuk ke kompleks latihan klub serta lapangan Old Trafford hingga menunda pertandingan lawan Liverpool.
Salah satu pemilik United, Joel Glazer, merilis pernyataan selepas proyek Liga Super batal terlaksana dan meminta maaf kepada suporter melalui surat pernyataan terbuka pada 7 Mei lalu.
"Saya ingin meyakinkan Anda bahwa keluarga saya dan saya sangat peduli tentang Manchester United dan merasakan tanggung jawab yang mendalam untuk melindungi dan meningkatkan kekuatan klub untuk jangka panjang, sembari menghormati nilai-nilai dan tradisi," tulisnya.
"Prioritas utama kami adalah, dan akan selalu, bersaing untuk mendapatkan trofi menjadi yang terpenting, memainkan sepakbola yang menghibur dengan tim yang terdiri dari rekrutan berkualitas tinggi dan beberapa talenta lokal terbaik dunia. Di bawah Ole [Gunnar Solskjaer], kami merasa kami seperti memang berada di jalur yang benar."


