Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte, mengaku sudah siap andai ia dipecat pihak klub sebelum musim 2022/23 berakhir.
Teraktual, Spurs disingkirkan AC Milan pada babak 16 besar Liga Champions dengan skor agregat 1-0 setelah hasil imbang tanpa gol pada leg kedua di Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (8/3) dini hari WIB.
Kontrak Conte di Spurs habis akhir musim ini. Ditunjuk sejak November 2021, ia telah gagal mengantar The Lilywhites meraih trofi pertama dalam 15 tahun. Sebelum tereliminasi di UCL, skuat arahannya disingkirkan tim Divisi Championship, Sheffield United, di Piala FA, pekan lalu.
"Saya masih menyisakan kontrak dengan Tottenham," ucap Conte dalam sesi jumpa pers pasca-pertandingan.
"Saya menghormati kontrak tersebut. Pada akhir musim, klub akan memutuskan dengan lebih tenang."
"Mari kita lihat bagaimana musim berakhir. Mungkin mereka bisa memecat saya lebih cepat. Pihak Tottenham tahu betul apa yang saya pikirkan. Pada akhir musim kami akan bertemu dan membuat keputusan."
"Saya tidak bisa mengatakan hal negatif tentang komitmen para pemain. Mereka memberikan segalanya dari awal hingga akhir. Jika saya harus melihat situasi positif, itu adalah langkah maju, tapi itu tidak cukup dan jika kami ingin menjadi kompetitif, kami harus berjuang."
“Saya tidak suka kalah, tapi itu bisa terjadi, terutama karena musim lalu kami tampil di Conference League dan Liga Europa pada musim sebelumnya."
"Saya minta maaf untuk para fans, tapi kami tidak bisa mengharapkan keajaiban untuk menghadirkan sebuah trofi. Kami harus membangun dan memiliki kesabaran," pungkasnya.
Terdekat, Spurs—yang masih menempati ranking keempat klasemen sementara—bakal menjamu Nottingham Forest pada pekan ke-27 Liga Primer Inggris di tempat yang sama, Sabtu (11/3).
Saat ini, target paling realistis Conte di sisa kontraknya bersama klub asal London Utara tersebut adalah kembali membawa tim finis di urutan keempat.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

