OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Manajer Chelsea, Antonio Conte terkadang merasa benci dengan pekerjaannya saat ini yang berarti membuatnya memiliki seidikit waktu berkumpul bersama keluarga.
Juru latih 48 tahun tersebut bercerita tentang perjuangan berada jauh dari keluarga di Italia saat menjalani musim perdananya di Stamford Bridge, yang sukses dilaluinya sebagai kampiun Liga Primer Inggris.
Sang mantan pelatih Juventus memang telah memboyong keluarganya pindah ke London baru-baru ini, namun tetap sempat merasakan adanya kekurangan meski menangani sebuah klub adalah keinginannya.
Reaksi Antonio Conte Soal Sindiran Charly Musonda
"Ya [selalu]. Saya melatih tim pertama ketika masih berusia 14 tahun! Saya melatih sebuah tim di sekolah dasar," ungkap Conte kepada GQ.
"Saya selalu mencintai [pekerjaan ini]. Saya selalu merasa akan bisa melakukannya dan ini akan menjadi jalan hidup saya."
"Tapi terkadang saya membencinya, Anda tahu. Terkadang saya benci pekerjaan ini, karena terkadang Anda kehilangan kehidupan. Jika Anda ingin melakukan pekerjaan ini, menjadi pelatih bagus, hebat, Anda harus mengorbankan kehidupan dan terkadang saya benci itu."
"Saya senang bersama dengan keluarga. Tahun ini akan menjadi lebih baik karena mereka pindah dari Italia ke Inggris. Tapi tak mudah karena pekerjaan ini sangat intensif. Pikiran saya selalu ada pada sepakbola."
Bulan lalu, Conte menyatakan bahwa dirinya tak akan berkerja lebih lama di mancanegara dan mendambakan untuk kembali ke Italia yang merupakan tanah kelahirannya.


