Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, meyakini kerja keras timnya membuahkan hasil dalam target meraih scudetto pertama sejak Serie A musim 2009/10.
Teraktual, Inter sukses kalahkan Genoa dengan skor 3-0 pada giornata ke-24 di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (28/2).
Gol kemenangan La Beneamata masing-masing dicetak oleh Romelu Lukaku (1’), Matteo Darmian (69’), dan Alexis Sanchez (77’).
Hasil ini menjadi kemenangan kelima berentet Inter di kompetisi domestik. Di papan klasemen sementara, si Ular Besar kokoh di puncak dengan perolehan 56 poin.
Inter unggul empat angka atas AC Milan yang berada di rangking kedua dan 10 angka atas Juventus di peringkat ketiga.
“Semua pekerjaan membuahkan hasil. Itu sudah dimulai tahun lalu. Tim ini mengembangkan keyakinan pada kemampuan, memahami situasi dengan dan tanpa bola, kapan harus agresif, kapan harus menahan penguasaan.”
"Mereka adalah para pemain [tim sekelas] Inter, mereka harus selalu berambisi untuk menang. Sudah bertahun-tahun sejak Inter tanpa memenangkan apapun, kami nyaris [juara] musim lalu [finis satu poin di belakang Juve], meski faktanya itu tahun pertama saya.”
“Pada tahun-tahun sebelumnya, jarak kami dengan Juventus hingga 15 poin. Jadi, jika kami ingin objektif dan menghitung jarak Inter dengan pemuncak klasemen sebelum saya tiba, musim lalu sudah merupakan langkah maju yang sangat besar.”
“Masih ada 14 pertandingan tersisa. Kami harus terus seperti ini, kami menciptakan sinergi, dan empati yang luar biasa di antara semua orang di sini, target kami selalu untuk menang,” pungkasnya.
Musim ini, Inter tersingkir dengan mengecewakan di Liga Champions. Tim Biru-Hitam finis di posisi terbawah Grup B setelah hanya memenangkan satu dari enam pertandingan mereka.
Menurut Conte, Serie A adalah pelampiasan Inter yang tersingkir dengan mengecawakan di Liga Champions musim ini.




