20221023 Antonio ConteGetty Images

Antonio Conte Hampir Kena Serangan Jantung, Kenapa Tuh?

Tottenham Hotspur memetik kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Bournemouth pada lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (29/10) malam WIB. Hasil positif tersebut hampir membuat Antonio Conte mengalami serangan jantung.

Sejatinya Tottenham Hotspur tertinggal lebih dahulu lewat sepasang gol yang dicetak Kieffer Moore. Namun, Spurs mampu menyamakan kedudukan melalui Ryan Sessegnon dan Ben Davies.

Saat pertandingan memasuki masa injury time, Tottenham Hotspur memastikan kemenangan. Rodrigo Bentancur yang membobol gawang Bournemouth.

Para pemain Tottenham Hotspur langsung berselebrasi seusai Bentancur mencetak gol. Akan tetapi, Conte tidak melakukannya karena memilih berjalan ke lorong ruang ganti sambil membelakangi lapangan.

Keadaan tersebut tak biasa karena Conte hampir selalu ikut selebrasi ketika anak asuhnya cetak gol. Namun, ia punya alasan khusus yang membuatnya seperti itu.

Conte masih merasa trauma dengan pertandingan Tottenham Hotspur lawan Sporting di Liga Champions tengah pekan lalu. Saat itu ia yang sudah selebrasi setelah Harry Kane mencatatkan namanya di papan skor harus gigit jari karena wasit menganulirnya usai mengecek VAR.

"Saya kembali lagi ketika gol disahkan. Saya berpikir bahwa saya bisa mengalami serangan jantung karena dalam dua hari, Anda bikin dua gol dan semuanya dianulir. Saya lantas menuju lorong dan menenangkan diri, sekaligus menunggu keputusan wasit," kata Conte.

"Tapi yang pasti, senang melihat keinginan para pemain saya dan reaksi yang mereka miliki. Reaksi ini sangat positif, dan saya menginginkan ini dari para pemain saya," Conte menambahkan.

Kemenangan tersebut menjadi modal bagus untuk Tottenham Hotspur menghadapi Marseille pada laga pamungkas Grup D Liga Champions, Rabu (2/11) dini hari WIB. The Lilywhites wajib mengalahkan wakil Prancis tersebut untuk melangkah ke 16 besar dengan status juara grup.

“Saya pikir sangat penting bagi kami kemenangan ini, terutama setelah dua kekalahan di Liga Primer, telah memberi kami antusiasme dan semangat untuk pergi ke Marseille. Pertandingan ini [vs Marseille] akan menjadi final bagi kami untuk melaju ke babak selanjutnya di Liga Champions.”

Iklan
0