Antonio Conte Inter 2021Getty Images

Antonio Conte Blak-Blakan Soal Tinggalkan Inter Milan, Kritik Balik Steven Zhang

Antonio Conte membalas komentar presiden Inter Milan, Steven Zhang yang sebelumnya melakukan pembelaan terkait kepergian sang pelatih dari klub.

Conte, 51, sebenarnya sukses membawa Nerazzurri merengkuh Scudetto Serie A musim 2020/21 sekaligus memutus dominasi Juventus selama sembilan tahun terakhir. Namun, secara mengejutkan sang allenatore memutuskan berpisah dengan Inter.

Laporan di Italia menyebutkan bahwa hengkangnya Conte tak lepas dari krisis finansial yang dialami oleh Inter sehingga tidak lagi memiliki persamaan dalam proyek mereka menuju kesuksesan.

Hal tersebut secara tidak langsung tersirat dalam komentar Zhang kepada La Gazzetta dello Sport pekan lalu yang menjelaskan alasan di balik perpisahan antara Inter dan pelatih ternama Italia tersebut.

"Pandangan kami yang berbeda tentang situasi klub membawa kami pada perpisahan ini," ujar presiden asal Tiongkok itu. "Apa yang tidak mendasar baginya, adalah mendasar bagi klub. Dan sebaliknya. Conte adalah pelatih top, tapi sebagai presiden saya harus memikirkan soliditas klub ini."

Setelah sepekan lebih lamanya bungkam karena tengah menjalani liburan bersama eks pelatih Juventus, Andrea Pirlo di Ibiza, Conte akhirnya blak-blakan mengenai alasannya meninggalkan Inter kepada media yang sama.

"Yang bisa saya kayakan adalah bahwa proyek saya tidak pernah berubah, namun akan menjadi omong kosong untuk membahas ini sekarang," balas Conte.

"Saya tidak ingin membuat kontroversi atau membicarakan transfer. Saya menghormati Zhang dan saya berterima kasih padanya karena telah memilih saya. Saya suka Inter, klub dan penggemar mereka."

Conte juga membantah bahwa dirinya menuntut agar Inter menyediakan dana transfer besar baginya untuk terus membangun tim. Inter kabarnya tidak bisa menyanggupinya karena sedang dilanda kesulitan finansial terlepas dari dampak pandemi COVID-19.

"Pasar [transfer pemain] menetapkan harga, tapi seandainya saya terobsesi oleh uang, maka saya akan bertahan di tempat [klub-klub] saya dulu. Saya akan menerima kompromi dan memperoleh kontrak baru," lanjutnya.

"Saya menginginkan adanya proyek sebagai gantinya dan saya siap untuk berdiam di rumah saja jika ada sesuatu yang tidak meyakinkan saya. Ini berkaitan dengan visi, kejujuran, dan prinsip."

Inter sendiri sudah menemukan pengganti Conte untuk musim 2021/22 dengan menunjuk bekas pelatih Lazio, Simone Inzaghi.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0