Antoine Griezmann mengaku merasa bersalah menyusul eliminasi Atletico Madrid di Liga Champions di tangan Juventus.
Wakil Spanyol itu memasuki leg kedua dengan keuntungan masif setelah menang 2-0 pada leg pertama di Anfield.
Namun, Atleti bermain bertahan saat bertandang ke Juventus, yang tiga kali menjebol gawang tim tamu lewat hat-trick Cristiano Ronaldo.
Karena bermain bertahan, Atleti tak mendapat banyak peluang sehingga Griezmann serta Alvaro Morata tidak memiliki impak signifikan di lini depan.
Griezmann sendiri mengatakan kecewa dengan penampilannya, mengaku ia seharusnya mundur lebih ke dalam sehingga bisa lebih terlibat.
“Kami tidak memasuki pertandingan, kami tahu ini akan sulit dan kami memilih hari yang buruk untuk mengacaukannya,” Griezmann berujar kepada Movistar Liga de Campeones.
“Semua orang kecewa dan saya merasa bersalah, karena saya tidak bisa mengikuti kecepatan permainan.”
Getty

