Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1082177382.jpgBox to Box Pictures

Diterjemahkan oleh

Anis Hadj Moussa kena semprot: "Sekarang setelah ada minat, dia mulai bertingkah menyebalkan"

Willem van Hanegem dalam kolomnya di Algemeen Dagblad melontarkan kritik kepada Anis Hadj Moussa. Winger itu tampak akan meninggalkan Feyenoord dan karena persoalan transfer tersebut juga tidak masuk dalam skuad untuk laga melawan NEC (1-3).

Klub asal Rotterdam itu menang atas NEC, menampilkan permainan yang bagus, dan meninggalkan kesan positif bagi Van Hanegem. "Cara Feyenoord dan AZ (menang 2-3 atas sc Heerenveen) tampil juga menjanjikan jika Anda menginginkan musim yang menegangkan di Eredivisie."

Meski begitu, ada sesuatu yang negatif mencolok ketika legenda Feyenoord itu memikirkan duel melawan klub asal Nijmegen tersebut. "Di Feyenoord ada ribut-ribut soal Anis Hadj Moussa, yang terus-menerus datang terlambat sampai akhirnya dia tidak bisa dimainkan lagi. Feyenoord memberinya kesempatan untuk tampil di level tertinggi setelah Vitesse, pada saat dia masih belum berarti banyak."

"Sekarang ketika ada ketertarikan terhadap dirinya, dia mulai bertingkah menyebalkan. Ya, dia bisa menghasilkan sangat banyak uang. Di Feyenoord dia pasti juga tidak bermain secara gratis. Tetapi terlepas dari semua ini, dia harus tetap bersikap normal. Kalau dia memang bertahan, ikut ke Barcelona, dan dia tepat waktu di bus serta saat pengarahan, maka Anda tentu mengharapkan sesuatu darinya di Camp Nou."

Van Hanegem meredam ekspektasi untuk duel Liga Champions melawan FC Barcelona, yang akhir pekan ini menang 0-5 saat bertandang ke markas Valencia. "Tidak, Feyenoord tidak akan menang di sana, tetapi mereka terutama tidak boleh memperlihatkan rasa takut. Dan itulah yang menurut saya sangat indah dari Feyenoord yang memainkan pertandingan terbaik musim ini saat melawan NEC."

Saat melawan NEC, Feyenoord memiliki seorang debutan yang nyaris langsung mencetak gol dan dengan itu menjadi debutan pencetak gol termuda di Eredivisie. "Gol dari Jerayno Schaken yang berusia 17 tahun itu menyenangkan untuk dilihat. Dia dan winger kiri Jivayno Zinhagel adalah talenta, sekarang ada ruang bagi mereka untuk menunjukkannya."

Mantan pesepakbola berusia 82 tahun itu juga dibuat terkejut oleh Nacho Ferri. "Saya menganggap striker itu sangat buruk dalam penampilan-penampilan singkat sebelumnya sebagai pemain pengganti, tetapi saat melawan NEC dia menunjukkan bahwa dia punya kualitas. Dan itu juga harus, karena AZ sekarang sudah mencapai level yang membuat mereka bisa ikut bersaing untuk waktu lama. Membalikkan keadaan dari 2-1 menjadi kemenangan 2-3 di Heerenveen, itu hebat. Ada sebuah ide di balik permainan AZ", tutupnya.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google