AnguillaGetty Images

Anguilla, Negara Berpenduduk 13.000 Orang, Peringkat Terakhir Ranking FIFA

Sangat sedikit timnas yang mampu memenangkan trofi di benua mereka sendiri atau di kancah dunia. Selain tim besar Eropa dan Amerika Selatan di Piala Dunia dan beberapa perwakilan Afrika, Asia, dan Amerika Utara untuk turnamen regional, ada lusinan timnas yang tidak hanya berjuang untuk lolos ke turnamen besar, tapi juga harus menghadapi kenyataan mengendap di peringkat FIFA yang sangat rendah.

Soal negara-negara mikro Eropa, ada San Marino misalnya atau yang terdiri dari pulau-pulau kecil, seperti Anguilla.

Nama yang disebut terakhir adalah sebuah negara yang hanya memiliki 13.000 penduduk. Terletak di sebelah timur Puerto Rico, di atas Amerika Selatan, Anguilla saat ini sedang menunggu pembaruan untuk merangkak dari posisi terakhir dalam peringkat FIFA.

Urutan ke-210 dengan 792 poin untuk Anguilla. Untuk memahami seberapa rendah total angka yang diperoleh timnas asal Amerika Tengah yang dipimpin oleh pelatih asal Tridinand & Tobago, Stern John, cukup lihat Belgia di tempat teratas dengan koleksi 1822 poin. Sebuah gap yang sangat menganga.

Anguilla minim pemain sehingga beberapa bulan lalu pelatih John merilis pengumuman untuk mencari elemen baru mengingat jelang fase kualifikasi pertama Piala Dunia 2022.

Jason Casco Nicaragua Anguilla CONCACAF World Cup qualifying 03232015Getty

"Kami mencari pemain yang antusias dan kompetitif yang ingin mewakili Anguilla pada Kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022,” ucap John

“Pemain harus berusia antara 15–35 tahun, konsisten bermain di level kompetitif, memiliki setidaknya salah satu orangtua atau kakek-nenek dengan kewarganegaraan Anguilla,” tambahnya.

Beberapa elemen telah didaftarkan, tapi seringkali yang tersedia cuma 15 pemain. Mereka adalah pemain tanpa klub atau pemain yang bermain di kompetisi lokal tertinggi. Beberapa bermain di Inggris, di seri amatir dan tepatnya di kasta kesembilan (Combined Counties Football League).

Anguilla main sepakbola untuk bersenang-senang, menantang timnas lain yang memiliki mimpi-mimpi besar. Pada laga kualifikasi pertama, mereka kalah dari Barbados dan tiga gol dari Dominika. Tapi dari Panama, tim yang lolos ke Piala Dunia Rusia pada 2018 dan kandidat lolos ke Qatar, mereka meninggalkan lapangan setelah kebobolan 13 gol.

Empat pertandingan, nol kemenangan, nol hasil imbang, nol gol. Empat kakalahan dengan kebobolan 23 gol.

Anguilla jarang main, kecuali untuk Kualifikasi Piala Dunia dan turnamen CONCACAF, di mana mereka berhasil mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Puerto Rico dalam kekalahan 3-2 pada Oktober 2019.

Tanggal bersejarah tentu saja adalah November 2018, di mana Anguilla bermain imbang 1-1 melawan Bahama berkat gol Glennville Rogers. Untuk menemukan kemenangan bagi tim nasional, Anda harus kembali ke beberapa halaman.

Pada 7 Oktober 2010, Brooks dan Rodgers membantu mengalahkan 2-1 timnas Saint-Martin meski tim sesama asal Karibia tersebut tidak berafiliasi dengan FIFA.

Ini adalah salah satu dari delapan kemenangan Anguilla dari total 80 pertandingan. Kemenangan lainnya melawan Saint Barthelemy, juga tidak berafiliasi dengan FIFA, kemudian Montserrat dan Kepulauan Virgin Amerika Serikat.

Pesona keberuntungan, bagaimanapun, adalah saat mengalahkan timnas Kepulauan Virgin Inggris, pada tiga kesempatan. Namun, tanggal 1 Maret 2015 tidak akan menjadi hari libur nasional, mengingat peran marjinal sepakbola dibandingkan dengan olahraga lainnya di Anguilla.

Namun, kemenangan dalam laga persahabatan tersebut menggoreskan sejarah. Sukses terakhir Anguilla melawan timnas yang berafiliasi dengan FIFA.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0