Bek RB Leipzig, Angelino menegaskan bahwa dirinya tidak mendapatkan kesempatan nyata di Manchester City saat dilatih Pep Guardiola, menyebut sang manajer telah membunuh kepercayaan dirinya.
Angelino, yang memulai karier profesionalnya di Etihad Stadium, kembali ke City pada 2019 setelah menjalani masa pinjaman impresif di PSV dan membidik tempat di skuad utama Guardiola.
Namun, sang bek kiri hanya enam kali dipercaya tampil sebelum kemudian kembali dipinjamkan kali ini ke Leipzig, yang tak butuh waktu lama untuk membelinya secara permanen pada awal bulan ini. Kritikan pun dialamatkannya kepada Guardiola atas perlakuan yang diterimanya di Manchester.
"Pep telah membunuh saya dan kepercayaan diri saya," kata Angelino kepada wartawan.
"Setelah saya pindah dari Eindhoven dan kembali ke City, ia telah menilai saya pada dua pertandingan pramusim dan kemudian tidak memberi saya kesempatan nyata lagi."
"Jadi saya senang pindah ke Leipzig dan sekarang saya menjadi bagian penting dari klub."
Diminta untuk menggambarkan perbedaan antara Guardiola dan bos Leipzig, Julian Nagelsmann, pemain berusia 24 tahun itu menjawab: "Salah satunya memberi saya kepercayaan diri dan membiarkan saya bermain. Yang lainnya tidak."
"Di Leipzig, saya merasakan kepercayaan sejak hari pertama. Klub dan pelatih memberi saya dorongan luar biasa. Saya sekarang senang bisa bermain secara konsisten di Leipzig."
Pemain asal Spanyol itu telah mencatatkan 31 penampilan di semua kompetisi bersama Leipzig, sembari juga mencetak delapan gol dan 11 assist. Angelino juga membantu timnya naik ke posisi kedua Bundesliga dan mencapai tahap akhir Liga Champions serta DFB-Pokal.




