OLEH DONNY AFRONI
Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera memuji mental pemain yang tak mudah surut saat tertinggal ketika bermain imbang 2-2 melawan klub Malaysia Premier League (MPL) Sarawak FA kemarin sore.
Di pertandingan ini, Persebaya tertinggal lebih dulu melalui dua gol Mateo Roskam. Namun Oktafianus Fernando mampu memperkecil ketertinggalan sebelum akhirnya Otavio Dutra memaksa laga berakhir imbang.
“Kami seperti biasa berusaha mengontrol pertandingan. Tapi tim lawan bermain bagus, sehingga kami harus main dengan susah payah. Tertinggal dua gol bukan hal yang bagus bagi sebuah tim,” ujar Alfredo.
“Kami kemudian bermain lebih ofensif, dan bisa mencetak dua gol. Pemain sudah bermain maksimal di pertandingan ini. Tapi kami tetap ada evaluasi sebelum pertandingan resmi.”
Di lain pihak, pelatih Sarawak Ian Andrew Gillan memuji permainan ngotot yang diperlihatkan Persebaya. Bajul ijo tetap bermain agresif, dan tidak pernah mengendurkan serangan.
“Kami berusaha mengombinasikan pemain senior dan junior. Kami tiba satu hari sebelum pertandingan, sehingga masa istirahat pemain kurang. Pemain kami kelelahan, dan itu terlihat di babak kedua,” ucap Gillan.
“Persebaya juga memperlihatkan permainan menarik, mereka terus mencoba menekan kami untuk mencetak gol. Di menit akhir kami kehilangan konsentrasi, karena fisik pemain sudah habis.”
