Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Wout Weghorst Imago

Diterjemahkan oleh

Anekdot unik tentang Wout Weghorst: 'Gila, aku benar-benar mengira dia sakit'

Iliass Bel Hassani pernah bermain bersama Wout Weghorst di Heracles Almelo maupun AZ. Gelandang yang kini sudah pensiun itu, atas permintaan De Voetbalkantine dari ESPN, mengenang kembali striker Ajax tersebut. 

Weghorst menjalani debutnya di Eredivisie saat masih di Heracles. ''Wout memang bisa mencetak gol. Tapi kami adalah pesepakbola dan menyukai trik-trik, dan Weghorst benar-benar tidak bisa melakukannya. Kamu harus memberinya umpan panjang atau umpan silang. Itu yang dia lakukan dengan sangat baik.''

Bel Hassani mengingatkan bahwa kualitas-kualitas itulah yang membuat Weghorst bergabung dengan Manchester United. ''Apakah saya mengira itu akan terjadi berdasarkan tekniknya? Tidak, sama sekali tidak,'' akui mantan gelandang serang itu dengan jujur.

Weghorst memaksa Heracles untuk mentransfernya ke AZ, di mana striker bertubuh jangkung itu melakukan segala cara untuk menjadi lebih baik. ''Saya pulang ke rumah dan melihat Wout di gym. Lalu saya berkata: 'Apa yang kamu lakukan, sih? Pulang saja.' Tapi dia tidak mau. Wout terus-menerus berusaha menjadi lebih baik.''

“Pada suatu saat, saya benar-benar berpikir dia sakit. Benar-benar tidak normal. Tapi lihatlah di mana dia akhirnya berada. Itu kan indah,” kata Bel Hassani tentang penyerang Ajax dan pemain internasional Belanda 51 kali itu.

Johan Voskamp, mantan penyerang antara lain Sparta Rotterdam dan RKC Waalwijk, adalah pengagum Weghorst. ''Dia memiliki mentalitas pemenang dan sangat percaya diri. Itu menurutku benar-benar luar biasa.''

Di sisi lain, Voskamp menekankan bahwa Weghorst sama sekali tidak malu di depan kamera. ''Kadang-kadang ini seperti pertunjukan Wout Weghorst. Begitu juga dengan Wouter Goes. Mungkin itu ada di namanya. Ini bukan hanya tentang dirimu. Jadi, jika kamu kalah dalam pertandingan, kamu tidak perlu mengayun-ayunkan tanganmu dan berbaring menangis di lantai. Kamera akan mengarah padamu dan kamu akan muncul lagi di koran keesokan harinya.''

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google