Kiper timnas Indonesia U-23, Andritany Ardhiyasa berkeinginan Luis Milla tetap dipertahankan sebagai pelatih. Ini lantaran kontrak pria asal Spanyol tersebut hanya sampai perhelatan Asian Games 2018.
Apalagi, Milla juga gagal capai target yang dibebankan oleh PSSI pada Asian Games ini. Timnas Indonesia U-23 ditargetkan menembus empat besar atau babak semi-final.
Namun, menurut pilar Persija Jakarta, permainan timnas Indonesia U-23 mengalami perubahan semenjak dipegang Milla. Makanya, ia ingin eks Real Madrid ini dapat diperpanjang kontraknya.
"Saya berharap coach luis milla dipertahankan. Karena sepakbola yang sekarang jelas ada perbedaan," kata Andritany.
Di sisi lain, Andritany menyampaikan rasa kesalnya kepada wasit Shaun Evans, yang memimpin pertandingan timnas Indonesia U-23 kontra Uni Emirat Arab (UEA) U-23. Dalam laga tersebut Hansamu Yama dan kawan-kawan takluk lewat adu penalti dengan skor 6-5.
Sejumlah keputusan wasit asal Australia tersebut sangat merugikan. Salah satunya memberikan tendangan penalti kedua untuk UEA.
"Pertandingan malam ini, kami dirampok oleh wasit. Penalti yang kedua tidak seharusnya tidak terjadi," ucapnya.

