Andrea Pirlo menyatakan dirinya tidak khawatir dengan spekulasi tentang posisinya di Juventus, dan ia mengatakan klub akan memutuskan apakah dia bertahan atau pergi.
Pirlo menangani Juventus menyusul pemecatan Maurizio Sarri pada musim panas tahun lalu, namun ia berada dalam bahaya untuk menjadi pelatih Bianconeri pertama yang tidak memenangkan Serie A Italia sejak Luigi Del Neri pada musim 2010/11.
Juventus akan menghadapi Porto di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (10/3) dini hari WIB, dengan posisi tertinggal 2-1 dari pertemuan pertama.
Pirlo terancam dipecat jika Juventus gagal melangkah ke babak perempat-final. Dalam sebuah konferensi pers pada Senin (8/3), ketika ditanya apakah dia merasa posisinya bergantung pada hasil pertandingan lawan Porto.
Sebagai tangapan, Pirlo berkata: "Jika saya berpikir demikian, saya tidak akan berada di sini. Saya tahu ini adalah pertandingan yang penting, tapi saya fokus pada satu laga di satu waktu. Klub akan menentukan masa depan saya, tergantung pada hasilnya."
Saya bekerja hari demi hari. Saya tahu proyek saya dan proyek klub."
Juventus memenangkan trofi Serie A dalam sebilan musim secara berturut-turut, namun klub asal Turin itu belum meraih gelar Liga Champions lagi sejak 1996.
Juventus dikalahkan finalis pada musim 2014/15 dan musim 2016/17, namun sejak itu mereka selalu bisa melaju ke babak perempat-final.
Untuk memenuhi ambisi memenangkan Liga Champions, Juventus merekrut Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Ini adalah musim ketiga bintang asal Portugal itu berada di klub.
Ronaldo diistirahatkan ketika Juventus menang 3-1 atas Lazio, dan tampil dari bangku cadangan di sisa 20 menit. Ia diyakini akan berada dalam kebugaran fisik yang sangat bagus jelang pertandingan lawan Porto.


