Mantan manajer Chelsea dan Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas, menegaskan bahwa ia enggan kembali ke rimba Liga Primer Inggris.
AVB, akronim akrabnya, per musim ini melatih klub Ligue 1 Prancis, Marseille. Hingga penangguhan kompetisi, skuad arahannya tersebut menempati urutan kedua di bawah Paris Saint-Germain.
"Saya tidak akan kembali ke sana [EPL]!,” ucap AVB kepada radio asal Portugal, Radio Renascenca, Senin (27/4).
“Memang, EPL adalah kejuaraan dengan investasi tertinggi, pemain, juga tim terbaik. Tetapi, saya lebih nyaman berada pada kompetisi dengan filosofi berbeda. Itu yang tidak saya dapatkan di Inggris,” tambahnya.
AVB tidak merinci filosofi apa yang dimaksud. Kemungkinan, tekanan tinggi membuatnya tidak kerasan di Inggris. Maklum, ia dua kali dipecat.
Pelatih yang kini berusia 42 tahun itu didatangkan Chelsea pada musim 2011/12 setelah membimbing Porto meraih trigelar, yakni Liga Portugal, Piala Portugal, dan Liga Europa.
AVB kemudian dipecat pada Maret 2012 setelah hanya bertugas dalam 40 laga di Chelsea. Yang menarik, pada musim yang sama, The Blues sukses menjuarai Liga Champions di bawah manajer interim, Roberto Di Matteo, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih.
Pada musim 2012/13, AVB menerima tawaran Tottenham Hotspur. Apes, baru semusim di White Hart Lane, ia kembali dipecat. Pelatih asal Portugal itu gagal mengantarkan Hugo Lloris cs lolos ke Liga Champions dan menempati urutan kelima, tepat di bawah rival sekota, Arsenal.
Sebelum menukangi Marseille, AVB sempat melatih Zenit St. Petersburg (2014–2016) dan klub Liga Super Tiongkok, Shanghai SIPG (2016/17).
