Andre Schurrle, Jose Mourinho, ChelseaGetty

"Kepercayaan Diri Saya Hancur Karena Dia" - Andre Schurrle Ceritakan Brutalnya Jose Mourinho

Eks penyerang Jerman Andre Schurrle mengenang Jose Mourinho sebagai sosok brutal yang menghancurkan kepercayaan dirinya semasa keduanya masih berkarier di Chelsea.

Schurrle, yang pada Juli lalu pensiun di usia 29 tahun, bergabung dengan Chelsea pada 2013. Namun, ia hanya bertahan dua tahun selama di Stamford Bridge.

Selama periode tersebut, Schurrle menceritakan bagaimana Mourinho mencoba menggembleng dirinya sehingga seluruh potensinya keluar. Sayang, Schurrle justru merasa hal sebaliknya.

"Dia adalah pria yang brutal," kata Shcurrle dalam wawancara dengan seorang presenter Jerman Joko Winterscheidt. "Saya selalu berpikir: Mengapa dia memperlakukan saya seperti ini? Saya sendiri menyadari apa yang dia inginkan."

"Pada saat itu, saya tidak dapat mengikuti apa yang dia inginkan karena semua sikap kerasnya dan tekanan psikologis darinya. Saat itu terasa sangat sulit. Apa yang dapat saya lakukan? Dia membangun tekanan yang ekstrem."

Perlakuan-perlakuan Mourinho tersebut diakui Schurrle telah merusak kepercayaan dirinya. Di musim pertamanya di Chelsea, Schurrle memang bermain reguler, tapi menit bermainnya terus menurun di musim keduanya.

"Seringkali saya dimainkan starter lalu dia menarik keluar saya saat turun minum. Lalu di laga berikutnya, saya tidak masuk skuad dan hanya duduk di tribun. Saya tidak memahami keputusan itu dan kepercayaan diri saya hancur."

"Kemudian saya memulai berpikir apa yang dia pikirkan. Terkadang, saat latihan saya merasa dia hanya memperhatikan saya," ujar pemain yang memberi assist untuk gol tunggal Mario Gotze di final Piala Dunia 2014 ini.

Sejak meninggalkan Chelsea, karier Schurrle terus mengalami penurunan secara gradual. Ia kembali ke Jerman bersama Wolfsburg dan Borussia Dortmund sebelum dipinjamkan ke Fulham dan Spartak Moskwa

.

Iklan
0