Manajer Everton, Carlo Ancelotti membela sikapnya selepas menerima kartu merah pada akhir laga saat pasukannya bermain imbang 1-1 dengan Manchester United dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (2/2) malam WIB.
Goodison Park bersorak lebih awal ketika Dominic Calvert-Lewin membuka keunggulan Everton berkat memanfaatkan blunder David de Gea.
Namun, United mampu mencetak gol balasan melalui aksi Bruno Fernandes ketika pertandingan berjalan sekitar satu jam.
Hasil imbang tampak buyar pada menit-menit akhir, Calvert-Lewin kembali mendapat keuntungan dari situasi bola yang terdefleksi oleh Harry Maguire, akan tetapi gol sang striker dianulir oleh VAR karena menilai Gylfi Sigurdsson berada pada posisi off-side dan menghalangi pandangan De Gea.
Tuan tumah sangat tidak senang dengan keputusan wasit tersebut dan Ancelotti mendapat kartu merah selepas beradu argumen dengan para perangkat pertandingan.
"Saya meminta penjelasan [ mengenai keputusan VAR] selepas pertandingan. Ada kesalahpahaman dan saya diberi kartu merah," kata juru taktik asal Italia itu kepada Sky Sports.
"Saya berbicara dengan wasit selepas pertandingan, tapi akan tetap saya rahasiakan. Saya bukannya tidak menghargainya. Kita akan lihat nanti. Tapi itu memang keputusan yang sulit."
"Memang ada posisi Gylfi yang off-side, namun dalam pandangan kami ia tidak menghalangi pandangan De Gea."
"Seperti yang saya katakan, pandangannya jelas tapi itu off-side - Anda harus menentukan apakah pandangannya [de Gea] terpengaruh atau tidak dan semua orang tahu keputusan tersebut dapat dilihat secara berbeda."




