Aksi pelanggaran yang dialami kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, oleh pemain Inggris, Elliot Anderson, selama pertandingan antara kedua tim pada Rabu malam ini, di semifinal Piala Dunia 2026, memicu perdebatan luas di media sosial, setelah beredar foto yang seolah-olah menunjukkan bahwa pemain Inggris tersebut sengaja menyerang bintang “Tango” tersebut.
Namun, situs "Archivo Far" dari Spanyol, yang berspesialisasi dalam menganalisis keputusan wasit, menyatakan bahwa cuplikan tersebut disebarkan di luar konteksnya, sambil menegaskan bahwa Anderson terlebih dahulu menyentuh bola, kemudian kakinya menabrak lutut Messi akibat gerakan alaminya setelah mengoper bola, saat kapten Argentina itu memasuki area pergerakan pemain Inggris tersebut.
Baca juga
Setelah 20 tahun... Embolo menjadi pemain keempat yang dihukum karena kecurangan di Piala Dunia
Para pemain Argentina menantang Inggris dengan yel-yel provokatif
Situs tersebut menambahkan bahwa insiden tersebut tidak layak mendapat kartu merah, dan pada dasarnya bukan pelanggaran, dengan pertimbangan bahwa kontak tersebut terjadi sebagai akibat alami dari kelanjutan gerakan setelah mengoper bola, bukan karena perilaku kasar atau intervensi ceroboh dari pemain Inggris.
Perlu dicatat bahwa Anderson menerima kartu kuning pada menit ke-37, setelah melakukan intervensi lain terhadap Messi, sementara pertandingan tersebut diwarnai oleh banyak insiden dan situasi tegang antara para pemain kedua tim.




